(video) Tradisi Ngunjung Buyut Pangeran Purbaya Desa Purbawinangun

(video) Tradisi Ngunjung Buyut Pangeran Purbaya Desa Purbawinangun

757
0
BERBAGI
Kuwu Purbawinangun Rusmana menyalami masyarakatnya yang datang ke balai desa untuk mengikuti acara sedekah bumi.

CIREBON (R) – Pemdes Purbawinangun Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, melaksanakan upacara adat sedekah bumi dan ngunjung buyut Pangeran Purbaya, Jum’at (2/11/2018).

Ratusan masyarakat berbagai golongan terlihat antusias mengikuti barbagai prosesi adat yang dijalankan.

(Saksikan berita videonya klik disini)

Kuwu Purbawinangun, Rusmana mengatakan, sedekah bumi dan ngunjung buyut merupakan salah satu agenda resmi pemerintah desa pada setiap tahunnya. Hal tersebut juga sudah menjadi tradisi adat masyarakat desanya secara turun temurun.

“Sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur kami atas hasil bumi yang melimpah. Sedangkan ngunjung buyut merupakan bentuk penghormatan kami pada leluhur yang kami percayai selalu menaungi masyarakat kami,” jelasnya.

Dirinya juga menuturkan, serangkaian upacara adat tersebut di mulai dengan acara tahlil bersama pada malam sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan agenda penjemputan masyarakat, yang di iringi musik tradisional genjring, sebagai simbol persaudaraan dan kerukunan masyarakat.

“Setelah itu masyarakat menuju makam Pangeran Purbaya, kemudian akan kami sambut di kantor desa, dan kemudian mengadakan acara tradisi temonan yang diiringi pagelaran wayang kulit dan besoknya ada pergelaran sandiwara,” tambahnya.

Serangkaian agenda tersebut merupakan runtutan agenda resmi desa yang dilaksanakan sepanjang tahun ini.

“Di tahun ini, kita telah melaksanakan beberapa hajat besar diantaranya, HUT desa. Kalau yang ini ngunjung buyut dan sedekah bumi. Sedangkan nanti ada acara maulidan. Semoga semua bisa dilancarkan dan berjalan sesuai harapan kami,” jelas Rusmana.

Pihaknya berharap, kegiatan pelaksanaan upacara ngunjung buyut Pengeran Purbaya dan sedekah bumi dapat terus dilestarikan. karena bagian dari adat serta budaya yang sudah turun temurun. Hal tersebut juga merupakan salah satu kearifan masyarakat, yang harus terus dijaga dan dilestarikan. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

3 + one =