Transformasi Transportasi Jabodetabek Integrasikan Kemudahan

Transformasi Transportasi Jabodetabek Integrasikan Kemudahan

794
0
BERBAGI
Menteri BUMN, Menteri Perhubungan dan Gubernur DKI Jakarta, meresmikan integrasi transportasi Jabodetabek.

JAKARTA (rq) – Dalam acara Peresmian Integrasi Transportasi Jabodetabek dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kegiatan tersebut berlangsung di Stasiun Tebet, Rabu, (29/09).

Anies, Erick Thohir dan Budi Karya merupakan tiga serangkai (three musketers) yang sangat berperan penting dalam upaya mentransformasikan transportasi di Jabodetabek.

Dalam sambutannya Anies mengungkapkan optimismenya selalu meningkat ketika bertemu dengan para pejabat yang mempunyai peran penting dalam pengintegrasian transportasi di Jabodetabek.

“Tingkat optimisme saya selalu meningkat saat bertemu dengan bapak-bapak semua. Bayangkan, setiap kita ketemu, settingnya selalu pembentukan JV atau peresmian proyek,” ungkap Anies.

Ia mengatakan perlu adanya intensitas pertemuan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Jakarta.

“Kayaknya kita perlu makin sering bertemu, agar makin banyak permasalahan kota Jakarta terselesaikan,” lanjut Anies.

Menurutnya, acara tersebut sangat monumental bukan hanya sekedar batu loncatan munculnya layanan masyarakat yang lebih baik. Lebih dari itu Anies mengatakan bahwa momen tersebut menjadi bukti kerjasama antar pemerintah pusat dan juga daerah dalam mengintegrasikan transportasi di Jabodetabek.

“Acara hari ini, sangat monumental, bukan saja sebagai batu loncatan bagi munculnya layanan masyarakat yang lebih baik, tetapi juga membuktikan bahwa kerjasama yang dimulai sejak kunjungan pak Erick dan pak Tiko di minggu pertama sejak dilantik, ternyata terus berlanjut bahkan makin meluas dan makin efektif,” tegas Anies.

Sebagaimana diketahui, KRL melayani rata-rata sekitar 300 ribuan pengguna perhari melalui 994 perjalanan KRL. Data tersebut mencerminkan bahwa jumlah pengguna KRL cukup banyak.

Dengan begitu, penataan kawasan stasiun dan integrasi antarmoda yang baik akan mewujudkan mobilitas para pengguna KRL yang tertib dan teratur saat mencari moda transportasi lanjutan. ***

Sumber : Media Jakarta

- Advertisement -