Terkendala Biaya Rumah Sakit, Masyarakat Diminta Segera Daftar BPJS KIS

Terkendala Biaya Rumah Sakit, Masyarakat Diminta Segera Daftar BPJS KIS

541
0
BERBAGI
Aan Setyawan, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan.

CIREBON (rq) – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Komisi IV Fraksi PDI-Perjuangan, Aan Setyawan mendorong masyarakat tidak mampu untuk segera membuat Kartu Indonesia Sehat, Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI) kepada pemerintah desa setempat, Rabu, (13/1/2021).

Hal tersebut menurutnya penting, lantaran saat ini sedang terjadi musim pancaroba. Sehingga antisipasi jaminan kesehatan juga wajib dalam mempersiapkan kondisi terburuk, itu dibutuhkan apabila masyarakat sampai harus dirawat di rumah sakit.

“Proses administrasi di rumah sakit itu kan wajib menyertakan Kartu BPJS, baik KIS PBI yang dari pemerintah ataupun BPJS mandiri, yang preminya bayar sendiri. Alias tidak dibantu pemerintah. Itu semua masyarakat harus punya,” ucapnya.

Dikatakan Aan, khusus bagi masyarakat tidak mampu pemerintah telah menyediakan anggaran sebagai jaminan kesehatan. Ia juga menyarankan kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS PBI.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Cirebon untuk tidak mempersulit masyarakat yang mengajukan pendaftaran BPJS PBI. Ini menjadi catatan khusus bagi kami untuk meminta agar mempercepat prosesnya supaya tidak bertele – tele,” paparnya.

Diungkapkan Aan, bagi masyarakat tidak mampu saat ini sudah ada kesanggupan dari pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mempercepat prosesnya. Kebijakan itu muncul setelah banyaknya aduan masyarakat yang mengeluhkan terkait proses administrasi di rumah sakit.

“Kami banyak menerima aduan masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari rumah sakit. Khusus bagi masyarakat yang tidak punya BPJS. Ini yang kemudian memunculkan persoalan. Jadi kami minta, tolong segerakan pendaftaran bagi masyarakat yang tidak mampu supaya punya kartu BPJS KIS PBI,” terangnya.

Aan juga menghimbau kepada masyarakat tidak mampu yang belum memiliki BPJS KIS untuk segera mendaftarkan diri ke pemerintah desa setempat. Itu bertujuan untuk menghindari human eror atau hambatan ketika ada persyaratan atau kelengkapan yang kurang, sehingga membuat proses pengurusannya menjadi lama.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang tidak mampu, supaya segera mengurus pendaftaran BPJS KIS. Jangan menunggu pas dibutuhkan, baru mengurus. Pemerintah sudah menjamin kesehatan masyarakat. Jadi segera daftarkan, jangan tunnggu pas sakit,” tutupnya. (is/ta)

- Advertisement -