Sosialisasi PHBS Menekan Prevalensi Stunting

Sosialisasi PHBS Menekan Prevalensi Stunting

760
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui dinas Komunikasi dan Informatika, menggelar kegiatan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam rangka penurunan prevalensi stunting. Sosialisasi tersebut bertempat di salah satu hotel di kabupaten Cirebon, Rabu (19/9/2018).

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi pembangunan manusia dan kebudayaan Drs. Wiryanta, perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Cirebon dr. H. Edi Susanto, kepala Bappeda, Diskominfo Kab. Cirebon dan beberapa tamu undangan lainnya.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Drs. Wiryanta mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya dalam rangka menurunkan prevalensi stunting khususnya di daerah-daerah yang terindikasi adanya stunting.

“Kegiatan ini sudah dilakukan di 100 kabupaten dan 60 kota yang tersebar di Indonesia, dari Sabang sampe maroeke. Sementara itu, tingkatan prevalensi stunting yang di atas 50% rata-rata di setiap provinsi ada,” terangnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat, untuk melaksanakan pola hidup sehat, dengan memberi asupan gizi secara cukup dan juga menjalankan pola hidup sehat.

Baca : Dinkes Deklarasi Desa Bebas BAB Sembarangan

“Yang utama adalah budaya sehat itu sendiri. Ini yang perlu menjadi gerakan perubahan menjalankan budaya sehat. Tugas kementerian Kominfo, melakukan sosialisasi, menggerakkan partisipasi keluarga atau masyarakat untuk bersama-sama menurunkan prevalensi stunting,” paparnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dr. H. Edi Susanto mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan yang positif, sebagai alternatif menyampaian informasi kepada masyarakat mengenai prevalensi stunting.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini, karena ini salah satu wujud dalam mensukseskan program nawacita presiden Jokowi. Ini juga memperjelas bahwa permasalahan prevalensi stunting merupakan permasalahan yang perlu penanganan lintas sektoral,” terangnya.

Edi menambahkan, dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan pemkab Cirebon, khususnya dinas Kesehatan, angka prevalensi stunting dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, upaya yang sudah kami lakukan telah mampu menurunkan angka stunting, sampai per-Agustus ini di angka 10 persen, semoga sampai akhir tahun ini kami bisa menekan lagi di bawah angka 8 persen,” tandasnya. (if/ta)

Peyunting : wanto

LEAVE A REPLY

nineteen − one =