Sebulan, Target Investasi 2018 Sudah Tembus

Sebulan, Target Investasi 2018 Sudah Tembus

750
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Pertumbuhan investasi di Kabupaten Cirebon terus mengalami peningkatan. Beberapa sektor seperti Sumber Daya Alam, Energi, sektor Industri Pengolahan, sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta sektor jasa, ikut menyumbang angka dalam pemenuhan target investasi di Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP, red) Kabupaten Cirebon, H. Muhadi, melalui Sekretarisnya Dede Sudiono membenarkan informasi pencapaian target investasi tahun 2018 tersebut.

Menurut Dede, target investasi di Kabupaten Cirebon tahun 2018 adalah sebesar 1,297 Triliun Rupiah. Akan tetapi baru berjalan satu bulan, nilainya sudah melampaui target yang sudah ditetapkan.

“Berdasarkan data per 31 Januari 2018 kemarin, tercatat nilai investasi di Kabupaten Cirebon senilai 1,520 Triliun Rupiah atau 117,21 persen. Nilai itu masih bisa bertambah sampai akhir Desember 2018 mendatang,” ujar Dede diruang kerjanya, Kamis (22/2).

Dikatakannya, nilai tersebut seluruhnya berasal dari investasi Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN, red) bukan berasal dari perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA, red).

“Ada sekitar 64 Perusahaan PMDN yang sudah menanamkan investasi di Kabupaten Cirebon. Ada yang di sektor Industri pengolahan, sektor real estate, sektor perdagangan, sektor jasa, dan beberapa sektor lainnya,” terangnya.

Ket : Bagan Nilai Dan Perkembangan Investasi Di Kabupaten Cirebon, Dinas Penanaman Modan dan Peizinan Terpadu Satu Pintu

Ditambahkan Dede, sektor Industri Pengolahan menjadi salah satu penyumbang nilai investasi terbesar yaitu sekitar 1,5 Triliun Rupiah. Beberapa sektor lainnya yang menyumbang cukup besar diantara, sektor penyedian akomodasi makan dan minum sekitar 6,2 Milyar Rupiah, sektor Perdagangan Besar dan Eceran sekitar 4 Milyar Rupiah dan sektor Real Estate sekitar 2,1 Milyar Rupiah.

“Nilai investasi yang masuk tersebut seluruhnya berasal dari Perusahaan PMDN. Mungkin saja sampai Desember 2018 nanti, pertumbuhan investasi di Kabupaten Cirebon bisa mengalami kenaikan. Investasi dari perusahaan PMA juga diharapkan bisa masuk ke Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Penanaman  Modal, Sujono, melalui Kasie Penanaman Modal, Karwo Subekti, menegaskan banyaknya investor yang menanamkan investasi di Kabupaten Cirebon, dimungkinkan karena akan mulai difungsikannya Bandara Kertajati Majalengka.

“Pertumbuhan investasi itu sudah mulai terlihat sejak diresmikannya tol Cipali. Sejak itu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon terus mengalami peningkatan. Semoga saja ini iklim investasi yang baik demi kemajuan Kabupaten Cirebon kedepan,” tukasnya. (Isno)

LEAVE A REPLY

7 + two =