Satpol PP Gelar Operasi Gabungan, Satu Pemudik Diputar Balik Diduga Reaktif

Satpol PP Gelar Operasi Gabungan, Satu Pemudik Diputar Balik Diduga Reaktif

1199
0
BERBAGI
Petugas gabungan menggelar operasi di pos pengamanan Losari perbatasan Jawa Barat - Jawa Tengah.

CIREBON (rq) – Cegah penularan dan pembentukan cluster baru Covid arus balik pemudik, petugas gabungan Provinsi Jawa Barat dan kabupaten Cirebon, menggelar Operasi Bakti Praja (OBP) atau Operasi Praja Wibawa (OPW) di cek point Losari kecamatan Losari kabupaten Cirebon, Senin (17/5/2021).

Dalam kegiatan itu ratusan pengendara motor dan mobil yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Cirebon diberhentikan dan satu persatu dilakukan pengecekan kesehatan Covid-19 dengan melakukan tes swab antigen.

Usai menjalani tes swab, dari ratusan pengendara terdapat satu orang yang diduga reaktif Covid. Sehingga pengendara yang hendak ke Jakarta itu, harus di putar balik menuju daerah asal secara mandiri.

Kepala Bidang penegakan peraturan daerah provinsi Jawa barat, Wardana mengatakan, petugas secara acak melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada pengendara yang berasal dari luar Cirebon. Hal tersebut diketahui dari identitas yang dibawa para pengendara.

“Mereka yang terbukti bukan berasal dari wilayah setempat (Cirebon) kita lakukan pemeriksaan Covid dengan melakukan tes swab antigen dan ini gratis, atau tidak dipungut biaya. Bilamana ada yang positif maka akan dilakukan swab PCR,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan secara humanis tersebut, merupakan langkah pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 pada keluarga dan masyarakat usai pulang kampung.

“Disini juga kita lakukan edukasi kepada para pengendara untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan menjalankan 5M yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi kegiatan diluar rumah dan menghindari kerumunan,” imbuhnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang pulang kampung untuk secepatnya memeriksakan diri apabila terdapat gejala Covid, agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala SATPOL PP kabupaten Cirebon, Mohammad Syafruddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah untuk memutus penyebaran Covid setelah banyak masyarakat yang pulang kampung.

“Dari 105 orang yang kami lakukan tes swab antigen, terdapat satu orang yang diduga reaktif covid. Sehingga kami arahkan untuk putar balik ke daerah asal sambil menunggu hasil tes PCR keluar,” terangnya.

Kasatpol PP juga menjelaskan, tes swab pada para pengendara tersebut dilakukannya secara acak. Setelah dikatakan negatif maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Sedangkan yang diduga positif, maka disarankan untuk putar balik mandiri.

“Untuk yang diduga positif covid, maka kami berikan surat dan keterangan hasil tes swab antigen, untuk diserahkan ke puskesmas yang bersangkutan tinggal, agar mendapatkan penanganan selanjutnya,” pungkasnya. (ta)

- Advertisement -