Sampah Bisa Habis Di Desa, Kayanya Mustahil Deh

Sampah Bisa Habis Di Desa, Kayanya Mustahil Deh

408
0
BERBAGI
Kuwu Karangwangi Sukardi, masih fokus menata birokrasi pemerintah desanya untuk melangkah ke persoalan - persoalan besar yang ada di desanya kedepan.

CIREBON (R) – Intruksi langsung Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang menginginkan penanganan sampah di selesaikan oleh desa, menuai tanggapan beragam dari beberapa kuwu, salah satunya kuwu desa Karangwangi kecamatan Depok Kabupaten Cirebon.

Kuwu desa Karangwangi Sukardi mengatakan, awalnya ia mau merencanakan terkait pembuatan Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST). Namun rencana tersebut diurungkannya. Ia khawatir rencana tersebut akan menimbulkan permasalahan baru di masyarakat.

“Sempat ada wacana untuk membuat TPST. Tapi itu kami urungkan. Karena kami takut timbul permasalahan baru. Belajar dari beberapa desa, ternyata ketika TPST sendiri tidak dirancang dan dikelola dengan baik, justru malah timbul masalah baru. Untuk saat ini, sampah oleh masyarakat masih dibakar di pekarangan rumah atau kebun masing – masing. Karena di sini masih banyak kebun dan masih banyak pekarangan,” terangnya kepada media republiqu, Rabu (4/3/2020).

Ia juga melanjutkan, untuk saat ini terkait penanganan permasalahan sampah belum dijadikan program prioritasnya. Tetapi hal tersebut tetap akan dilakukan. Meskipun waktunya sendiri belum ditentukan. Ia juga mengatakan, untuk skala prioritas, pihaknya lebih dulu memfokuskan mengenai pengangkatan perangkat desa.

“Yang jadi fokus kami saat ini adalah terkait perangkat desa. Bagaimana mereka yang lolos seleksi dan penjaringan kemarin, agar segera dilantik. Sehingga mereka dapat secepatnya bekerja. Ini jelas sangat penting bagi kami. Karena bagaimanapun, terkait pemilihan kuwu kemarin ini berdampak pada perangkat. Sehingga ada beberapa perangkat yang mengundurkan diri,” lanjutnya.

Sukardi juga mengakui ada beberapa pekerjaan rumah yang mesti ia selesaikan. Terutama terkait program – program kerja yang ia janjikan kepada masyarakat, saat dirinya mencalonkan diri sebagai kuwu desa Karangwangi.

“Banyak PR yang harus saya selesaikan selain permasalahan perangkat desa, mengenai SK MUI, SK Karang Taruna, SK LPMD dan yang paling saya inginkan adalah bagaimana saya bisa merealisasikan janji – janji saya saat kampanye kemarin. Terutama terkait pembangunan GOR. Insyaallah semuanya akan saya coba realisasikan secara bertahap, agar Karangwangi kedepan lebih maju lagi,” pungkasnya. (ta/dro)

LEAVE A REPLY

one × one =