Peringati HUT GOW, Dicky Saromi Harap Peran Wanita Tambah Hebat

Peringati HUT GOW, Dicky Saromi Harap Peran Wanita Tambah Hebat

685
0
BERBAGI
Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi berswafoto usai menghadiri acara HUT GOW, bertempat di kantor Bupati Cirebon.

CIREBON (R) – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati hari ulang tahun Gerakan Organisasi Wanita (GOW) ke – 32 tahun 2018, dengan mengangkat tema Kita Wujudkan Wanita Yang Mandiri Berdedikasi Werta Berkontribusi Dalam Pembangunan, Rabu (28/11/2108).

Kegiatan tersebut, di buka langsung oleh Pj Bupati Cirebon, Dicky Saromi dan dihadiri oleh GOW se wilayah III Provinsi Jawa Barat, diantaranya GOW TNI, POLRI dan GOW Pemkab Cirebon serta beberapa tamu undangan lainnya.

Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi, secara simbolik melakukan pemotongan kue ulang tahun, yang kemudian dibagikan kepada ketua GOW Kabupaten Cirebon dan jajarannya.

Hal tersebut dimaksudkan sebagai wujud turut serta pemerintah, dalam memberikan motivasi terhadap GOW yang sudah berusia 32 tahun. Semangat, kontribusi dan kiprahnya dalam pembangunan, baik sosial kemasyarakatan dan pembangunan dibidang lainnya, masih diharapkan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi menyampaikan, pemerintah akan terus membangun dan menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi – organisasi yang ada, termasuk GOW.

“Dalam membangun masyarakat, pemerintah tidak mungkin mampu berjalan sendirian, akan tetapi harus bersinergi dan membangun kemitraan dengan organisasi di luar pemerintahan,” ungkapnya.

Atas nama pemerintah, Pj. Bupati Cirebon ini sangat menyambut positif dengan dilaksanakannya ulang tahun GOW yang ke 32 ini. Menurutnya peran serta wanita saat ini, sangat dibutuhkan baik oleh pemerintah maupun swasta.

“Semoga kiprah wanita – wanita Kabupaten Cirebon, dalam konteks mewujudkan wanita yang mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan semakin nyata. Manfaatnya tentu bisa dirasakan oleh banyak masyarakat, khususnya Ciayumajakuning dan Jawa Barat,” tambahnya.

Pj. Bupati Cirebon ini juga menuturkan, ada konsep atau langkah – langkah pembangunan yang harus diterapkan dalam menghadapi era digitalisasi, yaitu dinamakan Penta Helix.

“Penta helix itu terdiri dari 5 jaringan yang disingkat A, B, C, G, M yang di uraikan menjadi Akademisi, Bisnis, Community, Goverment dan Media. Kelima makna ini harus menyatu dan sejalan, untuk bersama -sama menghadapi tantangan di era zaman digital seperti saat ini,” pungkasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

4 + 4 =