Peringati Hari Bhakti Imigrasi, Sekarang Bikin Paspor Makin Mudah

Peringati Hari Bhakti Imigrasi, Sekarang Bikin Paspor Makin Mudah

246
0
BERBAGI
Seluruh staf dan pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon melaksanakan upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke - 70 Tahun 2020 dihalaman kantor Imigrasi.

CIREBON (R) – Kantor Imigrasi kelas I TPI Cirebon, yang berlokasi di Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke – 70, tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Dodi Heru Tjondro, Senin (27/1/2020).

Dalam peringatan tersebut turut hadir Bupati Cirebon H. Imron, Muspida Kabupaten dan Kota Cirebon, seluruh jajaran pegawai Imigrasi kelas I TPI Cirebon, serta beberapa tamu undangan lainnya.

Kepala Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, M. Tito Andrianto mengatakan, dalam waktu dekat Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, akan meluncurkan program Ironseni (Imigrasi Cirebon Senja Melayani) atau pelayanan paspor simpatik di salah satu mall di Cirebon. Inovasi tersebut menurutnya dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

“Program itu akan kita launching, insyaallah pada pertengahan Februari mendatang. Kita akan buka selama tiga hari di setiap minggunya, mulai pukul 16:30 sampai 20:30 WIB. Rencana itu sudah diadakan MoU dengan pihak Grage City Mall,” terangnya.

Tito juga menerangkan, bagi masyarakat yang sibuk pada jam kerja, bisa datang ke pelayanan Imigrasi yang disediakan di mall. Ia berharap, melalui program tersebut bisa membantu masyarakat untuk memperoleh pelayanan pembuatan paspor.

“Program ini untuk membantu masyarakat yang memang sibuk bekerja. Kita buka mulai sore hari, dari pukul 16:30 sampai pukul 20:30 setiap hari Rabu, Kamis dan Jum’at. Tentunya ada kuota khusus. Karena tempatnya terbatas, jadi kita cuma menyediakan 30 permohonan setiap harinya,” jelas Tito.

Dikatakannya, pelayanan publik di mall merupakan sebuah trobosan baru bagi Imigrasi di wilayah III Cirebon. Sementara untuk pembuatan paspor sendiri, pihak Imigrasi rata – rata menerima sebanyak 300 permohonan setiap harinya. Kedepan menurutnya, Imigrasi juga berencana mewujudkan program imigrasi masuk desa.

“Alhamdulillah ini sudah berjalan kurang lebih satu tahun. Sekarang sudah berjalan di Kabupaten Kuningan. Peningkatan Imigrasi dari kelas II ke kelas I, tentunya ada perubahan. Seperti penambahan pejabat struktural, yaitu seksi izin tinggal pisah dari pelayanan WNA dan pisah dari pelayanan WNI,” lanjutnya.

Pihaknya berharap, dengan peningkatan kelas, kantor Imigrasi TPI Kelas I Cirebon dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, terutama masyarakat di wilayah III Cirebon. (ta)

LEAVE A REPLY

ten − 6 =