Peringatan HUT PGRI, Kesejahteraan Guru Jadi Catatan Pemkab Cirebon

Peringatan HUT PGRI, Kesejahteraan Guru Jadi Catatan Pemkab Cirebon

577
0
BERBAGI
Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi, berswafoto usai menghadiri acara peringatan HUT PGRI dan HGN 2018.

CIREBON (R) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, menggelar peringatan hari ulang tahun PGRI yang ke – 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) di gedung PGRI sumber, Kamis (29/11/2018).

Dalam momen peringatan tersebut, PGRI Kabupaten Cirebon, mencoba mengetuk perhatian Pemkab Cirebon atas nasib tenaga honorer pendidikan dan kependidikan, yang sampai saat ini, dinilai masih luput dari perhatian.

Ketua PGRI Kabupaten Cirebon, Endin Suhaendin mengatakan, pihaknya merasa prihatin atas nasib yang dialami para tenaga honorer. Kebanyakan dari mereka, masih belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Seharusnya di momen peringatan ini pemkab bisa memberikan kado yang istimewa kepada para guru honorer. Paling tidak beri harapan, bahwa mereka kedepan akan sejahtera, karena akan dicalonkan menjadi PNS,” paparnya kepada awak media.

Endin juga menjelaskan, saat ini guru honorer yang diperbantukan di daerah-daerah terpencil, berjumlah 42 orang. Sedangkan golongan K2 dan non K2 yang belum terangkat jadi PNS berjumlah 6677 orang.

“Minimalnya pemkab dapat mengangkat mereka sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Karena itu kan gajinya sama seperti PN, cuma tidak dapat tunjangan saja seperti PNS,” jelasnya.

Pihaknya berharap, di tahun 2019 mendatang honorarium itu dianggarkan dari APBD. Ia juga akan memberikan pengawalan untuk peningkatan kesejahteraan para guru honorer di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu Pj Bupati Cirebon, Dicky Saromi sangat mengapresiasi keberadaan PGRI Kabupaten Cirebon. Ia menilai PGRI Kabupaten Cirebon cukup kompak.

“Luar biasa PGRI disini sangat kompak dibandingkan daerah lain. Mereka sangat aktif, sehingga PGRI Kabupaten Cirebon sangat hidup,” tuturnya.

Ia berharap, kedepan para guru bisa terus meningkatkan kemampuannya, dengan terus belajar serta bisa berinovasi dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Kami pemerintah akan terus berusaha meningkatkan status dan kesejahteraannya. Bila dua hal ini bisa berjalan beriringan, maka guru di Kabupaten Cirebon, bisa lebih maju dan sejahtera,” harapnya.

Pj. Bupati Cirebon juga berpesan kepada para guru agar terus berupaya menyesuaikan kemampuanya. Sehingga sistem pendidikan juga menyesuaikan dengan lingkungan, yang di hadapi saat ini. Termasuk metode belajar mengajar yang dibutuhkan. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

17 − five =