Pemdes Pangkalan Bangun GOR Senilai Rp 648 Jutaan Dari Dana Desa

Pemdes Pangkalan Bangun GOR Senilai Rp 648 Jutaan Dari Dana Desa

451
0
BERBAGI
Pembangunan Gor milik desa Pangkalan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Pemerintah Desa (Pemdes) Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon bangun gedung olahraga (Gor) senilai Rp 648.556.000 dari anggaran dana desa silpa tahun 2019 di RT 16 RW 04, samping salah satu SMP Negeri di Kecamatan Plered.

Pembangunan tersebut sebelumnya telah direncanakan pada tahun 2019 lalu. Namun kala itu, berbenturan dengan pesta demokrasi pemilihan kuwu (pilwu). Sehingga baru direalisasikan pada tahun ini.

Kuwu Pangkalan, Iman melalui Hartono Kaur Ekbang desa Pangkalan mengatakan, rencananya gor tersebut selain digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga, juga digunakan untuk acara resepsi pernikahan dan pertemuan penting lainnya yang membutuhkan ruangan besar.

“Nanti rencananya akan digunakan untuk basket, bulutangkis, dan futsal. Sementara untuk kegiatan diluar olahraga, nanti akan kita siapkan seperti acara pernikahan bagi warga yang tidak memiliki cukup lahan untuk menggelar acaranya. Soalnya ada usulan dari masyarakat dan Karang Taruna seperti itu,” ujar Hartono kepada Republiqu.com, (16/7/2020).

Mengenai sistem dan kepengurusan Gor, Hartono menjelaskan, sementara ini pihaknya belum menentukan jadwal penggunaannya. Sementara terkait kepengurusan, pihaknya telah menyiapkannya dari unsur masyarakat dan Bumdes.

“Kalau masalah jadwal Gor tersebut belum dibahas. Tapi perkiraannya dari pagi sampai jam 10 malam. Pengurus sih sudah disiapkan, kita ambil dari masyarakat umum dan Bumdes,” paparnya.

Menurut Hartono, setelah dapat digunakan nanti, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar saling menjaga  dan merawat Gor tersebut.

“Yang di khawatirkan kendala pengurusnya. Soalnya khawatir ada perilaku masyarakat yang kurang baik, seperti mencorat coret tembok,” tuturnya.

Sementara dalam pengelolaan Gor tersebut, pihaknya mendukung agar pengurus Gor menyediakan tempat usaha dagang seperti warung yang menyediakan segala kebutuhan pendukung dalam aktifitas di gedung olahraga, serta lebih bisa menjaga dan merawat fasilitas umum yang ada.

“Nanti ada struktur yang bisa dilibatkan dalam sisi usahanya, seperti misalkan Bumdes mengelola usaha dagang warung jadi sekalian mengurus Gor,” katanya.

Selain itu, ia berharap Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) saat ini bisa lebih baik dari tahun-tahun lalu.

“Bumdes sekarang ada silpa, dari jaman dulu dua tahap Bumdes tidak berjalan dengan baik. Insyaallah sekarang dipimpin kuwu Iman bisa maksimal,” pungkasnya. (on)

LEAVE A REPLY

2 + 4 =