Lagi, Pemuda Dan Masyarakat Karangreja Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Lagi, Pemuda Dan Masyarakat Karangreja Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

916
0
BERBAGI
Pemuda dan masyarakat desa Karangreja, guyub dan partisipatif dalam kegiatan lingkungan.

CIREBON (rq) – Menjaga kebersihan lingkungan di masyarakat, tentunya tidaklah mudah. Kepedulian dan kesadaran semua pihak adalah kunci agar kebersihan lingkungan di masyarakat bisa terwujud dengan baik.

Tak hanya soal kebersihan saja, persoalan sampah pun saat ini perlu mendapatkan perhatian. Hampir di setiap wilayah di Kabupaten Cirebon, sedang mengalami persoalan sampah yang serius. Penumpukan sampah hampir terjadi di setiap wilayah di Kabupaten Cirebon.

Melihat kondisi tersebut, para pemuda dan masyarakat di desa Karangreja berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan masyarakat. Secara swadaya dan gotong royong mereka membersihkan sampah dan saluran agar tidak menjadi sarang penyakit dan menimbulkan bencana.

Tokoh pemuda setempat, Abdul Muis mengungkapkan, melalui agenda kerja bakti tersebut ikatan silaturahmi antar warga desa Karangreja menjadi lebih harmonis dan solid. Karena menurutnya, selain bergotong royong bersama, masyarakat bisa saling bertemu sapa dan berbincang – bincang dengan masyarakat lainnya.

“Tentunya kami sangat senang sekali, masyarakat di desa Karangreja kecamatan Suranenggala ini guyub. Mau bergotong royong satu sama lain. Ikhlas berpartisipasi ikut kerja bakti membersihkan lingkungan. Yang pasti ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat,” ujarnya Minggu, (14/3/2021).

Pemuda dan masyarakat desa Karangreja kecamatan Suranenggala bergotong royong membersihkan sampah.

Dikatakannya, kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan di wilayah RT. 07 RW. 03 desa Karangreja kecamatan Suranenggala. Pemuda dan masyarakat setempat, bergotong royong membersihkan saluran dan sampah yang berserakan di lingkungan masyarakat.

“Hampir mayoritas di wilayah Karangreja ini para pekerja. Jadi waktu yang paling pas, ya hari Minggu. Masyarakat semua kumpul. Ada yang bawa arit, cangkul, baki buat bebersih lingkungan. Jadi tiap orang bawa alat masing – masing. Guyub lah intinya,” jelasnya.

Abdul Muis juga berharap dengan rutinitas gotong royong tersebut, masyarakat bisa lebih peduli lagi untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing – masing. Jadi tidak berpangku tangan kepada siapapun dan pihak manapun termasuk pemerintah desa. Karena menurutnya kepedulian bukanlah sebuah pemaksaan tapi kesadaran.

“Sebagai pemuda Karangreja, saya tentunya bangga bisa berada di tengah lingkungan masyarakat yang peduli dengan sesama dan lingkungannya. Tentu kami berharap kesolidan dan kebersamaan ini bisa terus terjaga sampai kapanpun, untuk desa Karangreja yang bersih dan makmur,” pungkasnya. (is)