KSM GMBI Lemahabang Gandeng Dishub Tingkatkan PAD Parkir

KSM GMBI Lemahabang Gandeng Dishub Tingkatkan PAD Parkir

298
0
BERBAGI
Ilustrasi : parkiran kendaraan bermotor yang dimanfaatkan masyarakat untuk menitipkan kendaraan pribadinya.

CIREBON (R) – Munculnya sejumlah parkir liar di beberapa wilayah Kabupaten Cirebon disinyalir kerap menimbulkan persoalan. Sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Cirebon, jasa parkir seharusnya dapat dikelola dengan baik dengan mentaati segala aturannya, sebagai langkah meningkatkan PAD bagi pembangunan daerah di Kabupaten Cirebon.

Melihat realita tersebut, Ketua KSM GMBI Lemahabang Distrik Cirebon Raya, Ravi bersama dengan anggotanya, berencana membantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon untuk mentertibkan serta mendata lokasi parkir yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon, khususnya yang berada wilayah Cirebon Timur.

“Sekarang ini hampir mayoritas masyarakat memiliki kendaraan bermotor. Mereka membutuhkan tempat parkir yang aman. Maka dari itu, perlu adanya pendataan petugas parkir, untuk menjamin pengelolaan tempat parkir itu terdaftar atau liar. Ini yang sedang kami perjuangkan agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” terangnya.

Ravi juga menjelaskan, maraknya pencurian kendaraan bermotor juga disinyalir sering terjadi, karena kurangnya kewaspadaan petugas parkir. Ia berharap saat menjalankan tugas, para petugas parkir selalu waspada dan jeli dalam melihat situasi. Karena menurutnya, para pelaku kejahatan jalanan selalu memanfaatkan kelalaian dan kelengahan petugas untuk menjalankan aksi kejahatannya.

“Para pelaku pencurian kendaraan bermotor, pasti selalu memantau situasi parkiran yang ramai. Kadang mereka juga berpura – pura menjadi pengunjung. Saat petugas lengah, barulah mereka melancarkan aksinya. Maka dari itu, perlu adanya kewaspadaan dari petugas parkir,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Abraham (kiri) bersama Ketua KSM GMBI Lemahabang Distrik Cirebon Raya, Ravi.

Terkait persoalan retribusi, Ravi juga menjelaskan, makin banyaknya parkir liar yang bermunculan, semakin sedikit retribusi yang disetorkan ke pemerintah. Menurutnya itulah yang menjadi salah satu faktor penyebab kecilnya penyerapan PAD dari sektor parkir. Oleh sebab itu ia berharap, dengan adanya LSM GMBI Cirebon Raya, khususnya KSM GMBI Lemahabang, dapat membantu Dinas Perhubungan meningkatkan PAD bagi pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Tugas ini tentunya tidak mudah. Peraturan juga tidak bisa dilawan. Negara ini adalah negara hukum. Jika tidak taat pada aturan maka akan bermasalah dengan hukum. Kami berharap dengan hadirnya kami membantu dinas, dapat menjembatani kepentingan pemerintah dan juga masyarakat, agar semuanya sama – sama mendapatkan haknya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya. (is)

LEAVE A REPLY

fourteen − nine =