KONSEP Gelar Syukuran, Para Seniman Pantura Unjuk Kebolehan

KONSEP Gelar Syukuran, Para Seniman Pantura Unjuk Kebolehan

350
0
BERBAGI
Pagelaran seniman Pantura yang tergabung dalam KONSEP Cirebon di desa Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Berbagai kelompok seni yang ada di Kabupaten Cirebon, tumpah ruah dalam acara pentas seni yang di gagas Komunitas Seniman Pantura (KONSEP) Cirebon, yang bertempat di pelataran parkir GOR desa Karangsari kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (19/7/2020).

Dalam acara itu juga berbagai kreasi seni di tampilkan sebagai tanda syukur atas telah di cabutnya larangan hiburan oleh Bupati Cirebon beberapa waktu lalu.

Acara pentas seni itu berjalan meriah. Meski menerapkan protokoler kesehatan tetapi tak menghalangi ratusan masyarakat desa Karangsari dan sekitarnya untuk datang dan menyaksikan gebyar pentas seni tersebut.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Nana Mulyana mengatakan, terkait AKB itu memang sudah diperbolehkan. Namun menurutnya tetap menggunakan protokoler kesehatan. Adapun alur ijinnya melalui tim Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan.

“Ada tiga rekomendasi yang harus dilalui oleh pemangku hajat maupun hiburan, yang pertama itu harus daftar terlebih dahulu di tim Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan. Bagi tuan hajat minta rekom ke Satpol PP dan yang hiburan ke Disbudparpora. Kemudian meneruskan ke sektor kepolisian. Namun, dari kepolisian dari BIK belum turun jadi ini masih sulit juga,” terangnya.

Ia melanjutkan, secara aturan pementasan seperti ini sudah di perbolehkan. Bahkan ia menilai kegiatan seperti ini, dapat membantu pemerintah untuk mensosialisasikan AKB kepada masyarakat, serta penyampaian pentingnya memakai masker, cuci tangan serta penerapan Psychal Distancing.

“Mengumpulkan massa seperti ini sangat sulit tanpa adanya acara seperti ini. Saya si positifnya saja. Bukan masalah boleh atau tidaknya. Kalau bicara boleh itu sudah boleh oleh Bupati. Nah nanti tanggal 27 itu rencananya ada rapat evaluasi dan nanti kita lihat apa keputusan dari Gubernur,” lanjutnya.

Sementara itu Kuwu Karangsari, Nasirudin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya pentas seni di wilayahnya tersebut. Terkait kegiatan itu, pihaknya selaku pemerintah desa hanya bisa mensupport sesuai dengan yang pihaknya bisa.

“Artinya dalam hal ini penerapan prosedur protokoler kesehatan atau prosedur anjuran pemerintah yang lain, harus betul-betul di tempuh. Mulai perijinan sampai kordinasi dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Lebih lanjut Nasirudin pun menjelaskan, secara umum di wilayahnya, ijin hajat sudah diperbolehkan. Namun menurutnya, semuanya harus sesuai prosedur. Ia juga meminta kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi himbauan yang diterapkan Pemerintah.

“Disini perlu kami sampaikan kepada masyarakat yang hendak hajatan, tentunya segala prosedur harus ditempuh. Perijinan harus lengkap dan yang terpenting adalah harus tetap menjalankan protokoler kesehatan,” lanjutnya.

Hal yang serupa juga disampaikan salah satu pelaku seni yang juga penyanyi, Ida Gamella. Ia bangga bisa hadir dan ikut memeriahkan gebyar seni tersebut. Dirinya juga berharap, dengan adanya kegiatan itu, ia dan teman-teman seniman lainya dapat berkreasi dan beraktivitas kembali.

“Yang jelas saya selaku penyanyi yang boleh dikatakan senior, merasa bangga bisa ikut hadir disini dan memeriahkan parade seni bersama KONSEP di desa Karangsari. Semoga saja kami-kami ini yang senior dapat menjadi tauladan dan berbagi dengan penyanyi jaman sekarang,” tukasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

13 + 2 =