Kepala Bocah SMKN 1 Cirebon Dipanah, Pelakunya Masih Buron

Kepala Bocah SMKN 1 Cirebon Dipanah, Pelakunya Masih Buron

739
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Sungguh malang nasib yang menimpa Rahmat (17 tahun), bocah pelajar SMKN 1 Kota Cirebon ini. Tanpa alasan yang jelas, dirinya menjadi korban kebrutalan segerombolan orang, yang diduga musuh bebuyutan sekolahnya tersebut.

Menurut keterangan salah satu teman korban, Farhan, yang juga berada di lokasi kejadian mengatakan, musibah tersebut berlangsung di depan pintu masuk salah satu plaza, dekat monumen perjuangan kantor Bappeda Kota Cirebon, Senin (15/1/2018) sekitar pukul 07.15 WIB.

“Saya dan korban, juga 2 teman lainnya, turun dari elf, pas di depan plaza samping monumen. Tapi saat mau menyebrang, ada sekumpulan orang melempari dengan batu. Bahkan ada yang memanah dan mengenai kepala korban (Rahmat, red) sampai nancap anak panahnya,” ungkap Farhan.

Ditambahkan Farhan, pelaku diperkirakan berjumlah 6 orang, dengan mengendarai 3 kendaraan roda dua berjenis matic. Diduga para pelaku berasal dari sekolah yang menjadi musuh bebuyutan sekolahnya tersebut.

“Pelakunya berboncengan, ada yang mengendarai sepeda motor, ada yang melempari pake batu. Diduga pelaku yang memanah itu ciri – cirinya, berpakaian putih abu – abu, rambutnya agak panjang hitam lurus, kulit putih dan badannya kurus,” beber Farhan.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam keterangannya, disalah satu surat kabar mengatakan, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Nama – nama dan identitas pelaku sudah kita kantongi. Pelaku sedang dalam pengejaran. Terduga para pelaku, terutama yang menggunakan anak panah sedang kita buru. Bahkan kita juga melibatkan tim khusus,” pungkas Kapolres Cirebon Kota.

Ditambahkan Kapolres, Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Gunung Jati. Kabarnya juga, saat ini panah yang menancap di kepala korban sudah diangkat oleh tim medis.

“Pada saat awal kejadian, korban sempat dilarikan ke RS Ciremai. Tapi karena alatnya tidak menunjang, akhirnya korban dilarikan ke RSUD Gunung Jati. Alhmadulilah anak panahnya sudah diangkat dan sekarang kondisinya membaik,” tandasnya. (Isno)

LEAVE A REPLY

11 − 9 =