Kapolsek Depok Tergerak, 6 Tahun Pembangunan Musholla Assalam Mandeg

Kapolsek Depok Tergerak, 6 Tahun Pembangunan Musholla Assalam Mandeg

359
0
BERBAGI
Kapolsek Depok, AKP. Sakur, SE memberikan bantuan kusen dan jendela kepada musholla Assalam Perumahan Griya Rorocantik, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Polsek Depok, yang beralamat di jalan Cirebon – Bandung Kasugengan Lor Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, memberikan bantuan material kusen kepada musholla Assalam di perumahan Griya Rorocantik, Blok Kenir, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin, (10/8/2020).

Sebelumnya pembangunan musholla tersebut sempat mangkrak selama 6 tahun, karena terkendala minimnya biaya.

Kapolsek Depok, AKP Sakur, SE kepada media mengatakan, bantuan tersebut diserahkan secara spontan guna melanjutkan pembangunan musholla tersebut, sehingga bisa segera dimanfaatkan warga setempat untuk beribadah.

“Penyerahan ini secara spontanitas kami berikan untuk meneruskan pembangunan musholla yang ada di perumahan Rorocantik, Desa Lurah Kecamatan Plumbon, untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, seperti mengajarkan anak-anak ibadah di lingkungan komplek,” ujarnya.

Menurut Sakur, kepada musholla tersebut pihaknya telah memberikan bantuan material berupa kusen jendela dan pintu, sesuai dengan kebutuhan musholla tersebut. Sementara disisi lain, ia mengajak pihak-pihak lain supaya memberikan bantuan dan sumbangan berupa material maupun materil.

“Semoga dengan terbangunnya musholla ini dapat dimanfaatkan oleh lingkungan yang ada, khususnya bagi anak-anak remaja maupun dewasa, supaya lebih meningkatkan lagi untuk kegiatan keagamaan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DKM Musholla Assalam, Oded mengatakan, pembangunan musholla tersebut terhenti selama 6 tahun karena dana patungan atau swadaya warga setempat tidak mencukupi, sehingga mencari bantuan dari pihak lain.

“Alhamdulillah ada respon dari kapolsek dengan memberikan bantuan berupa kusen dan material lainnya. Ya misalkan ini sudah jadi, kalau ada kekurangan ya mungkin swadaya lagi. Selama ini kita swadaya, karena keterbatasan dana jadi kita berhenti,” tuturnya.

Menurutnya, selama ini, bersama warga lainnya harus rela berjalan jauh demi melakukan kegiatan ibadah sholat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Ada musholla tapi jaraknya lumayan, makanya kita bangunkan ini biar anak bisa ngaji disini, sholat disini,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya musholla tersebut, bisa mendorong semangat warga setempat untuk lebih giat lagi dalam beribadah dan bisa digunakan warga lainnya untuk sholat berjamaah di musholla Assalam.

“Musholla ini bisa dipakai bukan hanya untuk warga perumahan, tapi juga untuk warga desa yang di sebelah supaya bisa berjamaah disini,” pungkasnya. (on)

LEAVE A REPLY

5 × 4 =