Kaki Palsu Gratis Untuk Tuna Daksa Sudah Diterima

Kaki Palsu Gratis Untuk Tuna Daksa Sudah Diterima

373
0
BERBAGI
Ibu Dedeh (Kiri) Istri Ketua Distrik LSM GMBI Cirebon Raya bersama Jajarannya mendampingi masyarakat disabilitas merima kaki palsu bertempat di Yayasan Sosial Putra Kusuma.

CIREBON (rq) – Program sosial pembagian kaki dan tangan palsu bagi penyandang disabilitas Tuna Daksa di Kabupaten Cirebon telah selesai dilaksanakan. Latter-Day Saint Charities bekerja sama dengan Yayasan Peduli Tuna Daksa, juga Yayasan Sosial Putra Kusuma, serta GMBI Distrik Cirebon Raya, telah menunaikan tugas kemanusiaannya kepada masyarakat Disabilitas.

D. Roeland Lee selaku perwakilan donatur Latter-Day Saint Charities yang berasal dari Amerika, mengatakan, program berbagi kaki dan tangan palsu tersebut, direncanakan sebanyak 500 penyandang Disabilitas di seluruh wilayah Indonesia.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami bagi para penyandang disabilitas, khususnya tuna daksa agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Program ini bekerjasama dengan Yayasan Peduli Tuna Daksa dan Yayasan Sosial Putra Kusuma sejak 3 tahun lalu. Kami berharap, mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan kami semuanya dapat tercapai,” ujarnya, Kamis (13/8/2020).

Mr. Lee juga mengatakan kegiatan penyerahan kaki dan tangan palsu ini adalah tindak lanjut dari agenda sebelumnya, yaitu pengukuran kaki dan tangan palsu bagi para penerima bantuan tersebut. Ia berharap semoga kaki dan tangan palsu yang diterimanya itu dapat bermanfaat untuk melanjutkan kehidupan para penyandang disabilitas.

“Kami berharap adanya bantuan tersebut menumbuhkan semangat hidup bagi para Disabilitas. Semoga apa yang diterimanya ini bisa bermanfaat untuk kembali menata kehidupannya kedepan. Kekurangan bukanlah akhir. Terus berjuang dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Melalui program tersebut, Mr. Lee juga mengajak pemerintah untuk lebih proaktif dalam membantu masyarakat yang kesusahan. Diakuinya tanpa dukungan pemerintah, persoalan apapun dimasyarakat tidak akan pernah selesai dan akan selalu menimbulkan persoalan baru.

“Mari kita lihat di negara maju. Angka kelahiran cacat lahir, bisa dipastikan sudah tidak ada. Ini adalah peran pemerintah untuk menyelesaikan itu. Pemenuhan gizi yang cukup bagi ibu hamil adalah solusinya. Kami berharap pemerintah bisa lebih peduli,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sosial Putra Kusuma, Sundawati melalui Heru, mengapresiasi aksi kepedulian LSM GMBI Distrik Cirebon Raya yang ikut serta membantu dalam memfasilitasi program bantuan tersebut kepada para penyandang Disabilitas.

“Dengan adanya LSM GMBI ini, kami merasa terbantu untuk mencari calon penerima bantuan ini. Kami sadar peran GMBI cukup besar, mengajak masyarakat disabilitas, agar mau ikut serta dalam program ini. Mudah-mudahan kerjasama yang baik ini bisa terus terjalin,” ungkapnya.

Udi Santoso salah satu penyandang Tuna Daksa, asal Kota Cirebon, yang difasilitasi oleh LSM GMBI Cirebon Raya mengaku, sangat bersyukur atas program bantuan kaki palsu tersebut. Ia bersyukur tidak mengeluarkan uang sepeserpun dalam program bantuan kaki palsu tersebut.

“Saya secara pribadi mengaku senang dan bahagia, bisa mendapatkan kaki palsu dari program kegiatan ini. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Donatur, pihak Yayasan dan juga LSM GMBI Distrik Cirebon Raya. Mudah-mudahan kaki palsu gratis ini, dapat memudahkan kehidupan saya,” jelasnya.

Ibu Dede selaku Istri Ketua Distrik LSM GMBI Cirebon Raya melalui Ketua KSM Lemahabang, Ravy Jafar Maulana mengatakan, program sosial yang dijalankan tersebut merupakan salah satu agenda LSM GMBI Cirebon Raya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap ke ikut sertaan GMBI dalam setiap kegiatan sosial, dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sadar, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini adalah salah satu bentuk upaya kami terus berbakti untuk mengabdi dan berbagi kepada sesama. Semoga apa yang kami lakukan ini mendapatkan ijin dan ridho dari Allah swt, sehingga bisa terus berjalan dan membantu orang banyak,” pungkasnya. (is)

LEAVE A REPLY

fourteen − 9 =