Jangan Coba Ayam Jontor Si Bule, Bikin Kecanduan

Jangan Coba Ayam Jontor Si Bule, Bikin Kecanduan

895
0
BERBAGI
Rosalia Agustina Hidayat disapa Oca, owner rumah makan Ayam Jontor Si Bule, di kawasan Kampung Ayam Majasem, yang rasanya enak. Dijamin rasa nikmatnya bikin kecanduan.

CIREBON (R) – Kuliner berbahan dasar ayam, masih menjadi primadona di kalangan masyarakat. Harganya yang terjangkau, menjadi pilihan tepat, untuk mengisi perut yang lapar. Berbagai varian rasa, bisa menjadi pilihan memanjakan lidah. Semuanya sesuai selera dan kesukaannya.

Di Cirebon, tepatnya di Kampung Ayam, menawarkan berbagai menu yang berbahan dasar ayam. Mulai dari yang hanya sekedar di goreng, di semur, di sop dan berbagai menu lainnya.

Namun, jika ingin merasakan sensasi menyantap ayam yang berbeda dan penuh tantangan. Boleh mencoba menu ayam jontor di kedai Ayam Jontor Si Bule. Dijamin bikin lidah yang menyantapnya, gak akan berhenti mengunyah.

Usut punya usut, ternyata si yang empunya warung makan ini seorang gadis muda, cantik dan berjiwa wirausaha. Mungkin ini salah satu rahasia dibalik nama Kedai Ayam Jontor Si Bule. Karena yang empunya gadis cantik, kulitnya putih mirip seperti bule.

Rosalia Agustina Hidayat, atau yang akrab disapa Oca, adalah gadis muda berusia 20 tahun, yang mencoba mengejar mimpinya menjadi seorang pengusaha. Dengan membuka usaha kuliner rumah makan Ayam Jontor Si Bule, ia mulai merangkai mimpi – mimpinya.

Kepada Republiqu, Oca menceritakan sedikit usaha rumah makan Ayam Jontor Si Bule yang dijalankannya. Mulai dari pemilihan menu, sampai ke soal rasa ayamnya, yang nempel ke hati. Semua ia lakukan dengan ikhlas, demi mewujudkan mimpinya sebagai pengusaha muda yang sukses.

“Menjadi Pekerja itu penghasilannya cuma segitu – gitu ajah. Pengen dapat gaji yang tinggi, ya harus dapat posisi jabatan yang tinggi juga. Beda dengan wirausaha atau pengusaha, dia tidak punya gaji, tapi penghasilannya tidak terbatas,” jelas Oca di kedai Ayam Jontornya di kawasan Kampung Ayam Majasem, Kamis (8/11/2018).

Dikatakannya, menjadi wirausaha itu tidak terpaut waktu. Penghasilannya juga bisa diprediksi. Contohnya, dalam sehari bisa menjual sampai ratusan porsi, omsetnya tentu bisa mendapat jutaan rupiah dalam satu hari itu.

“Saya saat ini masih kuliah. Modal mendirikan usaha ini tentu dari orangtua. Sampai saat ini, mamah juga sering membantu. Namun lebih menyerahkan pengelolaannya kepada saya. Mungkin sekalian belajar menjadi wirausaha yang sukses,” ungkapnya.

Oca mengatakan, pemilihan menu kuliner berbahan dasar ayam adalah salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Pasalnya, mayoritas masyarakat Indonesia umumnya lebih suka mengkonsumsi daging.

“Kebanyakan masyarakat, lebih suka mengkonsumsi daging. Dan yang lebih banyak dipilih adalah daging ayam. Mungkin karena harganya terjangkau, dibandingkan daging sapi dan daging kambing,” jelasnya.

Dikatakannya juga, selain menyajikan menu Ayam Jontor, rumah makannya juga menyediakan menu lain seperti sate, ikan, pedesan, sop dan masih banyak lagi.

“Kita ambil dari rasa yang sudah familiar, yang banyak disenangi oleh masyarakat. Kita hanya perlu sedikit berinovasi dengan lebih memperkaya bumbunya agar lebih enak. Seperti menu ayam jontor ini, kita sajikan dengan bumbu dan sambal yang khas, agar rasanya lebih nikmat,” terang gadis cantik ini.

Oca berharap, kedepan usaha Ayam Jontornya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. Ia akan selalu berusaha menyajikan menu yang lezat dan nikmat, agar pelanggannya selalu merasa puas.

“Kami selalu terbuka menerima kritik dan saran, serta masukan dari pelanggan kami, agar usaha kami ini terus memberikan pelayanan yang terbaik, bukan hanya kepada pelanggan melainkan kepada semua orang,” pungkasnya. (if/is)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

12 + 9 =