IAI Bunga Bangsa Ajak Mahasiswa Tauladani Kemuliaan Rasulallah

IAI Bunga Bangsa Ajak Mahasiswa Tauladani Kemuliaan Rasulallah

500
0
BERBAGI
IAI Bunga Bangsa peringati Maulid Nabi Muhammad Saw untuk mengajak mahasiswa lebih mengenal dan menauladani sifat dan kemulian Rasulallah.

CIREBON (R) – Institut Agama Islam Bunga Bangsa Kedawung menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Perayaan Milad (ulang tahun) kampus yang ke 24, Rabu (18/12/2019).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dimulai dengan kegiatan Khotmil Qur’an, pertemuan wali mahasiswa, penampilan group hadroh dan ditutup dengan siraman rohani dari Habib Miqdad Baharun, dengan tema mentauladani perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Rektor Institut Agama Islam Bunga Bangsa DR. Oman Faturrohman MA, usai kegiatan mengatakan, peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan IAI Bunga Bangsa Cirebon, merupakan sebuah realisasi program kerja. Baik program kerja lembaga, maupun program kerja senat mahasiswa.

“Dalam kegiatan ini, kami isi dengan Khotmil Qur’an oleh para hafiz dan hafidzoh yang mendapatkan beasiswa gratis satu semester. Kemudian kita mengadakan pertemuan wali mahasiswa, dimana tentunya ingin membangun silaturahim sebagai keluarga besar IAI Bunga Bangsa Cirebon,” terangnya.

H. Oman juga melanjutkan, dalam pertemuan dengan wali mahasiswa tersebut, mendapatkan apresiasi yang positif dari wali mahasiswa. Sehingga para wali sendiri mengetahui kampus, mengetahui visi dan misinya dan upaya membangun komunikasi bhatin, antara yang di amanahi dan yang memberi amanah.

“Disini juga kami membacakan sholawat – sholawat nabi yang di iringi group hadroh. Tentunya hal ini adalah budaya yang ada di masyarakat. Sehingga kita mencoba menghadirkan budaya di masyarakat, masuk di lingkungan kampus. Kami berfikir mahasiswa juga akan kembali ke masyarakat. Sehingga hal ini diharapkan dapat membangun komunikasi, antara kampus dan masyarakat,” lanjutnya.

Menurut H. Oman, dalam akhir peringatan tersebut, ditutup dengan siraman rohani dan tausyiah dari Habib Miqdad, yang diharapkan tausiahnya dapat menjadikan generasi Islam di era milenial ini, dapat mengimplementasikan nilai – nilai ajaran Rasulullah.

“Selain itu, kami juga kedatangan tamu dari STAI Al – Muhajirin, untuk melakukan study banding tentang pengelolaan kelembagaan. Termasuk kami dikenal sebagai perguruan yang berbasis IT. Serta membangun kerja sama di berbagai bidang di kami,” tambahnya.

H. Oman juga menjelaskan, tujuan peringatan Maulid Nabi ini, lebih bertujuan untuk membangun akhlakul karimah mahasiswanya dan civitas akademika sesuai dengan motonya, Bunga Bangsa itu Good Character and Visionary

“Dalam Good Character, kami ingin membangun karakter jiwa religius, kejujuran, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, berprestasi, toleransi dan cinta tanah air. Adapun untuk Visionarynya adalah, budaya yang dibangun diantaranya adalah nilai religius yang kuat, berwawasan masa depan, cerdas, respontif, berani dan optimis, efektif dan efisien, inofatif dan inspiratif, networking, integritas tinggi,” jelasnya.

Dalam peringatan tersebut, kampusnya juga melaksanakan peringatan Milad Bunga Bangsa yang ke 24. Diharapkan capaian prestasi yang telah diraih Bunga Bangsa dapat terus dipertahankan dan terus ditingkatkan kualitasnya.

“Sejak Bunga Bangsa berdiri di tahun 1995, hanya mengelola program diploma. Sampai saat ini, berbagai capaian kami yang lain telah kami capai. Sehingga di tahun ini Bunga Bangsa mendapatkan penghargaan sebagai Institut terbaik kedua di Jawa Barat. Tentunya, hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami. Kami juga kedepan akan melebarkan sayapnya, dengan membangun kampus dua di wilayah Cirebon Timur, tepatnya di wilayah Kanci kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon,” terang H. Oman.

Pihaknya berharap, kedepan kampusnya memiliki program doktor S3, serta kampusnya bisa menjadi Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon. Pihaknya juga berharap, para mahasiswanya dapat menjadi para leader pemimpin masyarakat.

“Kami berharap, seluruh alumni Bunga Bangsa mampu menjadi leader pemimpin dimasyarakat. Sehingga kedepan, mereka mampu menjadi pemimpin yang mampu melakukan pembaharuan dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Kami juga berharap untuk para dosen dan civitas akademika, dapat terus meningkatkan kualitas baik pelayanannya maupun mutunya,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

16 + 8 =