GMBI Distrik Cirebon Raya Gelar Istighosah

GMBI Distrik Cirebon Raya Gelar Istighosah

916
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, atau LSM GMBI tepatnya tanggal 8 Agustus 2018 kemarin, telah memasuki usia yang ke 3 tahun di bawah komando kepemimpinan Maman Kurtubi sebagai Ketua Distrik GMBI Cirebon Raya.

Sekretaris Distrik GMBI Cirebon Raya, Heri Suhardi mengatakan, kepemimpinan Ketua Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi, sudah memasuki 3 tahun sejak dilantik 8 Agustus 2015. Saat mulai dilantik itu, banyak pembenahan yang dilakukan kang Maman di dalam tubuh LSM GMBI Distrik Cirebon.

“LSM GMBI adalah salah satu lembaga yang banyak memiliki anggota. Di awal kepemimpinan Kang Maman Kurtubi, penguatan dan pembinaan anggota menjadi salah satu yang utama,” ungkapnya.

Dikatakannya, usia 3 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi perjalanan sebuah lembaga, apalagi LSM GMBI memiliki banyak anggota. Kekompakan, soliditas dan solidaritas menjadi catatan penting yang harus terus mendapat perhatian khusus.

“Menjadi seorang pemimpin, tidak hanya perilaku dan ucapannya saja yang memotivasi, melainkan juga keseriusannya dalam mengembangkan organisasi. Selama 3 tahun ini Kang Maman Kurtubi, telah mampu menunjukkan kepada semua anggota, kepemimpinannya dapat dirasakan oleh semuanya,” terangnya.

Menurut Heri, LSM GMBI Distrik Cirebon Raya di bawah kepemimpinan Kang Maman Kurtubi, saat ini telah banyak mengalami perubahan. Salah satunya adalah lebih religius dengan berbagai kegiatan keagamaan yang menjadi rutinitas keanggotaan.

“Salah satu kegiatan itighosah yang saat ini dilaksanakan, adalah salah satu kegiatan rutin LSM GMBI Distrik Cirebon Raya. Kebetulan momennya bertepatan dengan 3 tahun kepemimpinan kang Maman Kurtubi, sehingga dilaksanakan juga syukuran,” ungkapnya.

Heri berharap, 3 tahun kepemimpinan kang Maman Kurtubi, bisa memacu LSM GMBI Distrik Cirebon Raya untuk lebih bermanfaat bagi masyarakat dan mewujudkan kemajuan bagi LSM GMBI kedepan.

“Sebagai kontrol sosial, LSM GMBI terus berusaha menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Khususnya terkait ketimpangan sosial dan ketidakadilan dalam perlakuan hukum. Masyarakat terkadang selalu menjadi korban atas kebijakan kekuasaan,” paparnya.

Bersama dengan masyarakat, Heri berharap, GMBI mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan rakyat. Bukan hanya sebatas organisasi yang tidak memiliki arti dan tindakan nyata untuk kemajuan bangsa.

“Dibalik hak dan kewajiban bangsa, ada proses yang harus ditempuh sesuai dengan amanat Undang Undang Dasar 1945 dan Pancasila. GMBI akan selalu berusaha membantu negara dalam menjaga kesatuan dan kedaulatan NKRI,” pungkasnya. (Ris)

Penyunting : Wanto

LEAVE A REPLY

13 + seven =