GMBI Cirebon Raya Berbagi Untuk Sesama Ditengah Dampak Corona

GMBI Cirebon Raya Berbagi Untuk Sesama Ditengah Dampak Corona

726
0
BERBAGI
Kegiatan GMBI Berbagi Untuk Sesama mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat setempat.

CIREBON (rq) – Hampir satu bulan lamanya, masyarakat merasakan dampak akibat pandemi Virus Corona (Covid-19). Tak sedikit masyarakat kesulitan mencari penghasilan. Bahkan untuk sekedar makan pun, sebagian masyarakat tidak memiliki uang untuk membeli bahan pokoknya.

Melalui program sosial, GMBI Berbakti Untuk Mengabdi, Berbagi Untuk Sesama, sedikit beban masyarakat tersebut diringankan. Sebanyak 200 paket nasi kotak dibagikan kepada masyarakat yang berhak. Tak hanya itu, ratusan masker juga dibagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.

Aksi sosial yang digelar di Sekretariat Operasional Distrik GMBI Cirebon Raya KSM Weru, mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan Minggu, (19/4/2020) adalah yang ke empat kalinya, selama pandemi virus Corona ini berlangsung. Mereka mengaku terbantu dengan kegiatan sosial tersebut. Salah satunya adalah Safari yang berprofesi sebagai tukang tambal ban.

Kepada Media Republiqu, Safari mengungkapkan, kegiatan sosial GMBI tersebut sangat membantunya ditengah dampak corona seperti saat ini. Biasanya selama bekerja, ia sering makan siang diwarung. Tapi selama dampak Corona, ia rela menahan lapar, karena uang yang di dapat ia pentingkan untuk yang dirumah.

“Alhamdulillah mas, bantuan makan siang gratis dari GMBI ini bisa buat ganjal perut. Biasanya, kalau gak ada bantuan, kadang makan kadang gak. Paling makannya nanti pas dirumah bareng keluarga. Tau sendiri mas kondisi sekarang, cari duit susahnya minta ampun,” terangnya.

Safari mengaku, kegiatan bantuan sosial GMBI Distrik Cirebon Raya itu rutin digelar setiap hari Minggu, di depan kantor Sekretariat Operasional KSM Weru. Banyak menurutnya masyarakat yang sudah tahu kegiatan sosial tersebut, terutama para tukang becak dan tukang parkir di sekitar wilayah Weru.

“Karena kegiatan itu rutin, jadi masyarakat sekitar sudah banyak yang tahu. Ada tukang becak, tukang parkir, pedagang – pedagang, bahkan yang cuma sekedar lewat pun boleh dapat nasi kotak. Jadi sangat bersyukur, banyak masyarakat yang terbantu. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus ada kedepannya,” harap Safari.

Sementara itu, Ketua Distrik GMBI Cirebon Raya, Maman Kurtubi melalui Ketua KSM Weru, Abdullah, AS. mengaku bersyukur atas manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar. Ia mengaku prihatin atas kondisi saat ini yang semuanya terdampak akibat penyebaran virus Corona, tak terkecuali di Kabupaten Cirebon.

“Kita tentu merasakan kesulitan masyarakat, ditengah kondisi Corona saat ini. Masyarakat yang punya gaji saja merasa kesulitan, apalagi yang tidak punya gaji. Siapa yang menjamin mereka. Gaji tidak punya, tabungan tidak ada. Siapa yang kasih mereka makan kalau tetap dirumah tidak kerja,” ujarnya.

Abdullah berpandangan, himbauan stay at home pemerintah yang tidak dijalankan oleh sebagian besar masyarakat, bukan karena masyarakat tidak patuh terhadap himbauan pemerintah. Hanya saja menurutnya, masyarakat terpaksa tetap keluar rumah agar mereka tetap bisa makan.

“Kita tentu tidak bisa menyalahkan siapapun ditengah kondisi serangan wabah virus seperti sekarang ini. Yang perlu kita lakukan adalah saling membantu satu sama lain dan berdoa agar semua ini bisa cepat teratasi. Mari semua jaga kesehatan dan kebersihan agar semuanya bisa kembali normal. Mari sambut bulan ramadhan dengan penuh keikhlasan,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

1 × three =