Di Pilangsari, Selly Tekankan Pemerataan Pembangunan

Di Pilangsari, Selly Tekankan Pemerataan Pembangunan

714
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Program safari ramadan pemerintah Kabupaten Cirebon memasuki agenda ke dua. Kali ini pelaksanaannya digelar di Balai desa Pilangsari Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon.

Acara bertajug teraweh keliling (tarling) tersebut dihadiri oleh masyarakat, perangkat dan kepala desa se – kecamatan Kedawung, pemerintah kecamatan, pejabat pemkab Cirebon, dan forkopimda juga turut hadir.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cirebon Selly Andriany Gantina, usai acara mengatakan, dengan taraweh keliling tersebut diharapkan semakin mampu mendekatkan unsur pemerintahan dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Cirebon khususnya di kecamatan Kedawung.

“Tadi selama acara, banyak masukan kepada pemkab Cirebon, bahwa sentuhan pemerataan pembangunan, termasuk perhatian, harus dirasakan oleh masyarakat. Khususnya wilayah perbatasan, karena itu bersentuhan dengan kabupaten atau kota tetangga,” ujarnya.

Menurutnya, kebanyakan masyarakat umum mengira, bahwa wilayah Pilangsari masuk ke dalam wilayah kota Cirebon. Padahal, kenyataannya masih banyak warga kabupaten Cirebon di perbatasan yang kondisi perekonomiannya perlu diperhatikan.

“Bulan ramadan ini adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Seharusnya Pemkab Cirebon, memperhatikan warga yang masih di dalam taraf kemiskinan. Terutama panti asuhan, anak yatim, orang tua yang sudah sepuh dan manula,” terangnya.

Dikatakannya, wilayah Pilang adalah lokasi strategis yang menjadi rebutan. Itu dikarenakan, wilayah Pilangsari, berbatasan langsung dengan kota Cirebon, yang segala fasilitas dan pelayanan publiknya, lebih dekat di bandingkan pemkab Cirebon.

“Kami pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan, pembangunan di wilayah perbatasan, tidak terlalu jomplang. Sehingga warga daerah perbatasan, bisa mendapatkan pelayanan yang sama baiknya, seperti pelayanan pemkot Cirebon,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, persoalan yang selama ini sering tejadi, adalah sengketa administrasi kependudukan. Karena sebagian besar masyarakat, selama ini lebih banyak menerima fasilitas dari pemerintahan kota, di bandingkan pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten Cirebon, khususnya dari pelayanan masyarakat, agar kedepan tidak ada diskriminasi karena jarak yang terlalu jauh ke pusat pemerintahan sumber,” pungkasnya. (Narita)

Penyunting : Wanto

LEAVE A REPLY

two × two =