Desa Warukawung Titip Mimpi Di Resesnya H. Mustofa

Desa Warukawung Titip Mimpi Di Resesnya H. Mustofa

528
0
BERBAGI
H. Mustofa anggota DPRD Kabupaten Cirebon fraksi PDI-P saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses ke II di desa Warukawung Kecamatan Depok menampung keluhan dan aspirasi masyarakat.

CIREBON (R) – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H. Mustofa melakukan silaturahmi dan kunjungan kerja dalam rangka reses ke II anggota DPRD Kabupaten Cirebon, periode 2019 – 2024.

Mengusung tema acara, Berjuang dan Bekerja Untuk Rakyat, kegiatan tersebut dilaksanakan di desa Warukawung Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Kamis (5/3/2020).

Kegiatan reses tersebut juga dihadiri kuwu desa Karangwangi, kuwu desa Warukawung, serta masyarakat setempat dan beberapa tamu undangan lainnya.

Usai acara, H. Mustofa menerangkan, kegiatan reses sendiri secara luas adalah berupa penyampaian informasi, perihal kegiatan yang sudah dilakukan DPRD dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan.

“Karena reses ini merupakan bagian dari proses perencanaan anggaran, tentunya banyak juga keinginan yang diusulkan masyarakat. Seperti masalah pendidikan, yang mengusulkan dibangunnya SMK di wilayah kecamatan Depok. Usulan tersebut juga mendapat dukungan dari kuwu Warukawung dan masyarakatnya,” jelas H. Mustofa.

Ia juga mengatakan, selain pendidikan, kesehatan juga menjadi usulan, terutama mengenai kebijakan terkait SKTM. Ia juga meminta, pendataan yang dilakukan Puskesos, agar dilakukan pendataan ulang. Tujuannya, kata H. Mustofa, supaya masyarakat yang benar – benar membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat merasakan kebijakan pemerintah dalam hal jaminan kesehatan nasional.

“Kemudian masalah rutilahu sendiri, kecamatan Depok akan mendapatkan pos yang lebih banyak dan itu tinggal menunggu realisasinya saja. Sedangkan masalah pertanian, justru ini yang menjadi perhatian Departemen Pertanian, terkait masalah kreditur untuk perorangan, agar bisa dipermudah. Modal itu juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta meningkatkan hasil pertanian,” lanjutnya.

Hal yang tidak kalah penting menurutnya adalah, masalah penanganan sampah. Sebab, budaya kesadaran membuang sampah pada tempatnya, serta budaya menjaga kebersihan dimasyarakat masih minim. Ia mengatakan, sampai saat ini terkait TPA dari pemerintah daerah, belum ada gambaran.

“Usulan dan penyampaian aspirasi dalam reses ini, tentu akan saya maksimalkan, sesuai dengan tupoksi yang saya miliki dan kewenangannya. Ini adalah bentuk implementasi rasa tanggung jawab saya, yang telah diberikan amanah sehingga terpilih kembali. Ini akan saya maksimalkan dan saya perjuangkan dengan baik,” akhirnya.

Sementara itu, kuwu desa Karangwangi Sukardi, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan silaturahmi dan kunjungan anggota DPRD Kabupaten Cirebon tersebut. Dengan kegiatan itu, masyaralat bisa secara langsung menyampaikan aspirasinya kepada perancang kebijakan Pembangunan Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah dengan adanya reses ini, masyarakat bisa lebih mengerti, Karena dijelaskan langsung oleh anggota dewan. Terkait bidang kesehatan dan SKTM oleh pemerintah, sedikit demi sedikit akan ditiadakan dan mendahulukan penanganan ibu hamil dan ibu melahirkan,” jelasnya.

Senada dengan kuwu Karangwangi, Agung selaku kuwu Warukawung menilai, reses merupakan keberkahan untuk masyarakat Karangwangi dan Warukawung. Karena dengan hadirnya anggota dewan, diharapkan desa Warukawung menjadi prioritas untuk kemajuan Desa Di Kecamatan Depok.

“Alhamdulillah, reses ini kami anggap sebagai keberkahan tersendiri, untuk masyarakat kami. Meskipun anggota DPRD dapil 2 ini banyak, tapi yang dari kecamatan Depok itu cuma H. Mustofa. Jadi dengan kedatangan pak dewan kesini, insyaallah ada prioritas tersendiri untuk kemajuan desa Warukawung,” pungkasnya. (na)

LEAVE A REPLY

twenty + nine =