Desa Leuwidingding Diresmikan Jadi Kampung Tangguh

Desa Leuwidingding Diresmikan Jadi Kampung Tangguh

332
0
BERBAGI
Pemdes Leuwidingding bersama Muspika Kecamatan Lemahabang usai peresmian Kampung Tangguh.

CIREBON (rq) – Dalam upaya menekan dampak penyebaran Virus Covid-19 di Kecamatan Lemahabang, Pemerintah Desa (Pemdes) Leuwidingding, Kecamatan Lemahabang , Kabupaten Cirebon, diresmikan jadi kampung tangguh Lembur Tohaga Sangkan Lodaya, Selasa (14/7/2020).

Desa tersebut dinilai berhasil dalam penanganan penyebaran Virus Covid-19 selama pandemi dengan jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terbanyak di Kecamatan Lemahabang dan berhasil menjaga keamanan masyarakat yang sebelumnya sering terjadi keributan dengan desa tetangga.

“Dulu kan penilaian ODP, PDP banyak tapi bisa diselesaikan. Beda dengan kampung-kampung yang tidak sama sekali, enggak bisa dijadikan dan belum pernah terjadi. Jadi disini bisa mengatasi tentang keamanan, dulunya disini kan tawuran terus (antara) Picungpugur dan Leuwidingding tapi kan bisa diatasi,” terang Kompol Sunarko Kapolsek Lemahabang kepada Republiqu.com usai acara peresmian.

Menurutnya, desa tersebut patut dijadikan contoh bagi desa lainnya, sehingga dapat tercipta kampung-kampung tangguh yang handal dalam mengatasi persoalan kesehatan, pangan dan keamanan.

“Harapan kedepan minimal bisa dijadikan panutan. Bisa dijadikan contoh untuk desa lainnya yang ada di kecamatan Lemahabang,” tegasnya.

Sementara itu, Kuwu Leuwidingding, Imas Rasdianto, kepada Republiqu.com mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 pihaknya selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tak henti menegur jika ada yang melanggar.

“Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. New normal bukan berarti kita bebas tidak waspada dengan virus. Ada yang mematuhi ada yang tidak, tapi itu sudah jadi kewajiban untuk kita mengingatkan kepada masyarakat agar tetap sadar bahaya virus Corona,” ujar Imas.

Menurut Imas, diresmikannya Desa Leuwidingding menjadi kampung tangguh merupakan sebuah prestasi ditengah pandemi corona atas kerjasama semua pihak, yang mendukung segala kebijakan dan aturan pemerintah.

“Awal ada pandemi, kita selalu patuh dan melaksanakan himbauan dari pemerintah pusat dan daerah mengenai bahaya virus Covid-19. Kita pelaporannya rutin, setiap hilir mudik warga perantauan kita selalu update,” jelasnya.

Mengenai peristiwa keributan antar desa, Imas mengaku, beberapa tahun lalu masyarakat desa tersebut gemar melakukan aksi keributan dengan desa tetangga.

“Memang suka ribut dengan desa tetangga, tetapi  tidak sampai fatal. Alhamdulillah beberapa tahun kesini sudah kondusif terkendali, tidak ada keributan sama sekali,” pungkasnya. (on)

LEAVE A REPLY

one × three =