BST Tahap 2 Cair, Kuwu Karangsari Tak Intruksikan Pemerataan Bantuan

BST Tahap 2 Cair, Kuwu Karangsari Tak Intruksikan Pemerataan Bantuan

249
0
BERBAGI
Proses pencairan BST Kemensos di Desa Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Masyarakat desa Karangsari kecamatan Weru kabupaten Cirebon, khususnya penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial, tengah berbunga-bunga. Pasalnya BST tahap ke 2 kembali dibagikan, Rabu (10/6/2020).

Bertempat di kantor desa Karangsari, kantor Pos Weru membagikan BST kepada 148 orang penerima bantuan tersebut. Dengan menjalankan protokol Covid-19, kegiatan tersebut juga mendapatkan pengawalan dari petugas Babinsa dan Babinkantibmas desa Karangsari.

Kuwu desa Karangsari, Nasirudin usai kegiatan mengatakan, pembagian BST tersebut merupakan pembagian tahap yang ke 2. Sementara saat pembagian tahap ke 1 dilakukan di kantor Pos Weru.

“Pembagian BST ini merupakan pembagian tahap kedua. Alhamdulillah di Karangsari berjumlah 148 penerima dan semuanya sudah di terima oleh penerima masing-masing. Penerima tersebut tersebut sudah sesuai dengan data yang keluarkan oleh kantor pos Weru,” terangnya.

Mengenai isu pemerataan bantuan yang ramai menjadi perbincanagan di tengah masyarakat, Nasirudin pun menjelaskan, di desanya tidak ada upaya atau arahan untuk pemerataan bantuan. Pihaknya juga menegaskan pembagian sudah sesuai apa yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kalaupun fakta dilapangan, adanya pembagian untuk masyarakat yang belum tercover bantuan itu, sepenuhnya atas kerelaan penerima bantuan. Yang jelas kami tidak pernah mengintruksikan adanya pemerataan bantuan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, terkait data usulan penerima bantuan sosial terdampak Covid-19, pihaknya tidak pernah main-main ataupun mencoba untuk memanipulasi data usulan. Diakuinya semua yang dirasa layak mendapatkan bantuan, maka semuanya diusulkan.

“Saya selaku kuwu tidak pernah memilah dan memilih usulan. Semua yang dirasakan layak mendapatkan bantuan, ya kami usulkan. Kami menunjuk Puskesos itu orang yang berkompeten, baik secara IT maupun secara integritas. Bukan berarti Puskesos ini kerjanya diatur kuwu. Tetapi kami minta mereka bekerja secara profesional. Artinya memahami betul tupoksinya, dari mulai bagaimana mengusulkan sampai mensurvei layak atau tidaknya si penerima bantuan,” tambahnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat penerima bantuan, agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara baik, tidak melakukan provokasi kepada yang belum menerima bantuan dan mampu menciptakan rasa berbagi kepada sesama.

“Kami jelas sangat berharap penerima manfaat ini dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Ciptakan rasa berbagi kepada tetangga sekitar yang belum mendapatkan bantuan. Untuk yang belum mendapatkan bantuan, kami menghimbau tolong bersabar dan tidak berfikir negatif kepada kami. Kami juga setiap waktu memperbaiki diri artinya siap memperbaiki sistem,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

eighteen − 16 =