BPNT di Kecamatan Weru Turun, Per KPM Terima Sembako Seharga 200 Ribu

BPNT di Kecamatan Weru Turun, Per KPM Terima Sembako Seharga 200 Ribu

2044
0
BERBAGI
Sebagian penerima Program Bantuan Sembako di Kecamatan Weru mendapatkan paket berupa beras, ayam, telor, buah dan sayur mayur senilai Rp 200.000 per KPM.

CIREBON (rq) – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu Program Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos), yang pada tahun ini mengalami perubahan nama menjadi Program Bantuan Pangan Sembako.

Pada bulan April 2020 ini, bantuan tersebut mulai di distribusikan kepada masyarakat, terutama keluarga penerima manfaat (KPM) diberbagai wilayah, tak terkecuali Kabupaten Cirebon.

Dalam pemantauan media Republiqu di desa Setu Wetan kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, para KPM secara antusias dan bergantian mengambil beberapa paket sembako yang terdiri dari beras, telor ayam, tahu, tempe, buah-buahan serta paket sayuran seniali Rp 200.000,- di salah satu E-Warung di wilayah desa Setu wetan, Selasa (14/4/2020).

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Weru, Nasirudin di sela-sela kegiatannya mengatakan, penerima manfaat program bantuan sosial pangan sembako di Kecamatan Weru adalah sebanyak 4.487 KPM. Menurutnya bantuan tersebut komoditinya beragam, sesuai pedoman umum yang sudah diterapkan dalam bantuan tersebut.

“Para KPM sendiri, menggesekkan ATMnya di E-Warung yang dibuka ditiap – tiap desanya. E-Warung tersebut harus ada wujud warungnya. Seperti yang terlihat di desa Setu Wetan ini. Mobilitas warungnya jelas, setiap hari berjualan. Jangan sampai E-Warung ini tidak ada warungnya,” ungkap Nasirudin.

Ia juga memaparkan, nominal dalam program tersebut dahulunya adalah sebesar Rp 110.000,- per bulan per KPM. Namun menurutnya pada awal tahun 2020, naik menjadi Rp 150.000,- Kemudian pada bulan Maret – April, dengan adanya pandemi virus Corona pemerintah menaikan nilainya menjadi Rp 200.000,- per KPM.

“Tentu semua bentuknya paket sembako, seperti beras jenis medium atau premium, ditambah telur, daging, bisa ayam atau sapi, tahu, tempe, sayuran dan buah. Semua disesuaikan dengan HET yang dikeluarkan oleh indag dan totalnya harus senilai Rp 200.000,-. Teknis penyalurannya diserahkan ke E-Warung masing – masing tempat,” paparnya.

Nasirudin juga menambahkan, penyediaan bahan paket bantuan sembako tersebut, para agen atau E-Warung harus sesuai ketentuannya, baik harga maupun kualitasnya. Apabila tidak sesuai, maka menurutnya para KPM mempunyai hak untuk meminta E-Warung tersebut agar memperbaikinya.

“Mudah – mudahan dengan tersalurkannya bantuan ini, masyarakat Kecamatan Weru, terutama penerima manfaat bantuan ini bisa memanfaatkan dengan baik. Bantuan ini juga diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, ditengah pandemi virus Corona,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

five × one =