Baret Tuding Kuwu Cilengkrang “Bermain” Anggaran

Baret Tuding Kuwu Cilengkrang “Bermain” Anggaran

1190
0
BERBAGI
Ketua DPW LSM Baret Satori, saat meninjau lokasi pekerjaan proyek pembangunan jalan di blok Sukabumi sampai blok Kendal desa Cilengkrang kecamatan Pasaleman.

CIREBON (R) – Pengelolaan anggaran desa Cilengkrang Kecamatan Pasaleman tengah mendapat sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Ekonomi Tertinggal (Baret) DPW Kabupaten Cirebon, menduga kuwu Cilengkrang kerap bermain anggaran terkait keuangan desa.

Ketua LSM Baret DPW Kabupaten Cirebon, Satori mengungkapkan, berdasarkan informasi dan hasil temuan tim investigasi, kuwu Cilengkrang kecamatan Pasaleman diduga telah melakukan perbuatan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan, yang diduga dilakukan untuk mencari keuntungan pribadi maupun golongannya.

“Bahwa atas dasar aduan dari masyarakat desa Cilengkrang dan temuan dari tim investigasi kami, patut diduga adanya pelaksanaan proyek peningkatan jalan dan hotmix di dusun 1 sampai dusun 4 blok Sukabumi sampai blok Kendal dengan volume 2000 m2 yang dibiayai dana desa tahun anggaran 2018 dengan pagu anggaran Rp 321.175.000,- yang diduga kuat tidak dilaksanakan,” jelasnya.

Satori menduga, anggaran pelaksanaan proyek pekerjaan senilai ratusan juta tersebut, diduga tidak dilaksanakan karena pada tahun anggaran 2018, proyek tersebut diduga telah dilaksanakan oleh DPUPR dengan anggaran APBD tahun anggaran 2018. Satori menuding, apa yang dilakukan kuwu diduga merupakan perbuatan melawan hukum berupa penyalahgunaan wewenang dan indikasi sarat praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Hasil investigasi kami dari berbagai narasumber, termasuk juga perangkat desa, diduga kuat anggaran proyek pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2018 yang dilaksanakan oleh DPUPR Kabupaten Cirebon. Jadi pertanyaannya, anggaran yang tercantum dalam DPA desa Cilengkrang dikemanakan?. Kuwu harus bisa mempertanggung jawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Satori menambahkan, untuk membuat jelas dugaan tersebut, LSM BARET DPW Kabupaten Cirebon berencana melakukan audensi dengan pemerintah kecamatan Pasaleman untuk mempertanyakan dugaan penyalahgunaan wewenang, yang diduga dilakukan kuwu Cilengkrang yang terindikasi mengarah ke praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme agar terang dan gamblang.

“Rencananya besok, Selasa 28 Januari 2020, kami LSM BARET akan melakukan audensi yang bertempat di kantor Kecamatan Pasaleman, dengan mengundang pemerintahan desa Cilengkarang beserta timĀ  TPK dan Muspika setempat. Kami atas nama masyarakat meminta klarifikasi dan pembuktian fakta atas dugaan penyalahgunaan kewenangan dan indikasi praktik korupsi dana desa Cilengkrang tersebut,” punhkasnya. (is)

LEAVE A REPLY

3 + 16 =