Yoga : Kuwu Jagapura Kulon Kayanya Gak Paham Tupoksi DPRD ?

Yoga : Kuwu Jagapura Kulon Kayanya Gak Paham Tupoksi DPRD ?

1308
0
BERBAGI
Yoga Setiawan, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PDI Perjuangan.

CIREBON (rq) – Menyikapi pemberitaan Kuwu Jagapura Kulon yang menyebut sidak Dana Desa oleh anggota dewan (DPRD) tidak sesuai tupoksi, ditanggapi dingin oleh Yoga Setiawan, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Yoga, terkait sidak anggota DPRD itu jelas mutlak fungsi pengawasan yang melekat pada setiap anggota dewan. Menurutnya, tidak perlu melakukan pemberitahuan kepada dinas terkait ataupun inspektorat, perihal rencana inspeksi mendakak (sidak) yang akan dilakukan oleh anggota dewan tersebut.

“Itu jelas kewenangan kami, selaku anggota dewan yang mempunyai hak pengawasan. Jadi menurut saya, kuwu mending belajar lagi soal mekanisme pemerintahan yang baik dan benar seperti apa,” jelasnya, Rabu (15/7/2020).

Terkait adanya kepentingan politik di tingkat desa, Yoga meminta kepada Kuwu Jagapura Kulon untuk berfikir lebih jernih dan objectif. Karena menurutnya, politik itu bukan sesuatu yang perlu ditakutkan, selama pengelolaan pemerintahan yang di kepalainya berjalan sesuau dengan aturan dan mekanisme yang diatur oleh Perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan kaitkan antara tugas, kewajiban dan kebijakan dengan politik lah. Kita sesuai rules saja. Kalau ada hal yang tidak benar terkait jalannya roda pemerintah, baik pemda maupun pemdes, ya kita lalukan kroscek dong. Karna itu fungsi kami,” terangnya.

Terkait persoalan sidak yang terjadi di Desa Jagapura Kulon, Yoga mengaku mendapat pengaduan, baik melalui telepon juga melalui media sosial. Menurutnya, di desa tersebut banyak masyarakat yang mengeluh tidak mendapatkan bantuan dana desa, terkait dana bantuan Covid-19 oleh pemerintah desa tersebut.

“Nah, terkait desa Jagapura Kulon kan jelas, ada beberapa warga yang mengadu. Baik lewat telepon, maupun medsos, bahwa disana ternyata, setelah bagi rata dana desa untuk bantuan Covid-19, masih ada sebagian Kepala Keluarga (KK) yang tidak tercover, jumlahnya bukan satu atau dua tetapi puluhan bahkan mungkin ratusan,” paparnya.

Yoga juga mengatakan, dalam audiensi bersama pemerintah desa Jagapura Kulon saat itu, kuwu mengakui hal tersebut. Lalu menurutnya, kenapa sekarang kuwu kembali mempersoalkan hal itu. Bahkan Yoga sendiri mempertanyakan, apakah kuwu tersebut tidak paham tupoksi dewan.

“Yang kuwu lakukan saat ini seolah-olah pembenaran di depan publik. Kesannya bahwa kuwu ini sudah melakukan segala sesuatunya dengan baik dan tanpa ada masalah. Ini dana desa sudah di bagi rata loh, saya ulangi DI BAGI RATA‚Ķ!!, Kemudian masih ada saja yang tidak kebagian, lalu ratanya dimana ?,” tanya Yoga.

Menurutnya, dari dari Dana Desa yang digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Jagapura Kulon, masih ada sisa lebih Rp 63 juta. Lantas Yoga mempertanyakan, sisa lebihan dana itu digunakan untuk keperluan apa ?.

“Apakah seperti itu yang dinamakan asaz keadilan ?. Pak Presiden berkali-kali berstatemen, kalau masih ada warga yang tidak kebagian bantuan Covid segera melapor. Makanya kita akan kasih data ini ke Kejaksaan, karena kita tidak punya kewenangan menindak. Biar pihak Kejaksaan yang melakukan kroscek lebih lanjut,” tegasnya.

Yoga menegaskan, dalam waktu dekat ia berencana menyerahkan hasil temuannya tersebut ke Kejaksaan untuk dilakukan penelaahan, apakah ada unsur pelanggaran hukumnya atau tidak. Karena menurutnya, bisa saja diduga dalam mekanisme penyerahan bantuan tersebut, ada siasat-siasat hukum yang digunakan untuk mencari keuntungan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya mengharapkan agar semuanya di cek. Jangan-jangan diduga data penerima bantuan yang disodorkan ke kami, juga patut diduga tanda tangannya dipalsukan. Saya tegas seperti ini, semata-mata memperjuangan keluhan masyarakat yang nyatanya terjadi tetapi seolah-olah ditutupi. Saya berpesan masyarakat harus berani melaporkan, jika ditemukan sesuatu yang janggal dan tidak sesuai peraturan,” pungkasnya. (is)

LEAVE A REPLY

one + seven =