Sunjaya Di Ciduk KPK, KOMPAK “Berpesta”

Sunjaya Di Ciduk KPK, KOMPAK “Berpesta”

653
0
BERBAGI
Para anggota LSM Kompak "Berpesta" di dengan turun kejalan depan kantor Bupati Cirebon.

CIREBON (R) Puluhan masa yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Anti Korupsi (KOMPAK) menggelar aksi sawer uang koin dan bersujud syukur di depan Kantor Bupati Cirebon, Kecamatan Sumber, Kamis (25/10/2018).

Salah satu anggota KOMPAK, Rakhmat Hidayat menyampaikan banyak terimakasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena telah menangkap Sunjaya pada hari Rabu.

Rakhmat menegaskan, pihaknya tidak akan takut untuk memerangi dan melawan para antek korupsi. Bersama Kompak, dirinya juga mengajak kepada semua PNS untuk menyatukan barisan dalam memberantas korupsi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cirebon khususnya.

“PNS di Kabupaten Cirebon tidak usah takut. Saya yang selaku mencetus pembuka kasus korupsi PKRS di RS Arjawinangun, sampai sekarang saya masih hidup dan tetap menjadi PNS walaupun dengan tegas saya berani dan melawan pemerintah yang korup,” tegasnya.

Rakhmat yang sekaligus PNS di Puskesmas Kalimaro Kecamatan Gebang membeberkan kasus-kasus suap yang selama ini diduga dilakukan Sunjaya, salah satunya kasus suap untuk menjadi Kepala Puskesmas (Kapus), harus membayar sejumlah uang senilai Rp100 juta.

“Sunjaya memindahkan saya ke Puskesmas paling timur dan paling jauh dari wilayah RS Arjawinangun karena alasan saya berusaha membongkar sidikat korupsinya dengan membuat video, waktu itu terkait suap dan kasus janda Elli di Hotel Prima,” bebernya.

Dirinya berharap pasca tertangkapnya Sunjaya bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bersama – sama membangun Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik. Selain itu dirinya mengingatkan kepada setiap pejabat pemerintahan untuk tidak mencoba-coba atau melakukan tindakan korupsi. (If)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

fourteen − seven =