SMPN 1 Dukupuntang Tularkan Kiat Sekolah Rujukan

SMPN 1 Dukupuntang Tularkan Kiat Sekolah Rujukan

348
0
SHARE

CIREBON (R) – Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon bersama dengan SMPN 1 Dukupuntang kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan workshop SPMI, PPK, LITERASI, STEM dan HOTS bagi sekolah SMP di Kabupaten Cirebon, Kamis (8/11/2018).

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 6 – 8 Nopember 2018. Sebagai bentuk pembekalan bagi sekolah, atas imbas sekolah rujukan yang pembinaannya dilakukan oleh Kemendikbud RI.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Asdullah Anwar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya sekolah rujukan. Sehingga diharapkan kedepan, seluruh sekolah di Kabupaten Cirebon bisa menjadi sekolah model.

“Sekolah rujukan itu harus memiliki sekolah imbas, kemudian sekolah imbas sendiri nantinya bisa menjadi sekolah rujukan. Kemudian di imbaskan lagi. Sehingga kedepan, seluruh sekolah mampu menjadi sekolah model,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan sistem yang dijalankan sekolah rujukan, akan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Cirebon. Terlebih lagi, kedepan akan berdiri Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan berdiri di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Insyaallah, bila seluruh sekolah menjalankan sistem tadi, maka mutu pendidikan akan meningkat. Apalagi nanti ada ITB, sehingga mulai dari sekarang, kita harus mempersiapkan,” katanya.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Dukupuntang, H. Supyani menuturkan, sebagai sekolah rujukan salah satunya, adanya indikator pengimbasan. Oleh karena itu, pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan tersebut, yang di hadiri beberapa sekolah.

“Pengimbasan adalah salah satu indikator yang harus kami penuhi sebagai sekolah rujukan. Nah ini adalah kegiatan pengimbasan kepada sekolah – sekolah yang di jadikan mitra di dalam percepatan pencapaian standar nasional,” jabarnya.

Ia juga menjelaskan, didalam workshop tersebut, dipaparkan program-program yang nantinya akan dilaksanakan oleh sekolah – sekolah imbas. Sebagai sekolah rujukan, pihaknya akan melihat sejauh mana pelaksanaan program tersebut.

“Kami akan melihat sejauh mana pelaksanaan dari indikator – indikator sekolah rujukan. Bila ditemukan kendala dalam pelaksanaan tersebut, kamipun bersama – sama mencari solusi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya penunjukan sekolah rujukan kemudian ada imbasnya, percepatan untuk pemenuhan standar nilai pendidikan bisa terlaksana, serta adanya pemerataan mutu pendidikan di seluruh sekolah di Kabupaten Cirebon. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

1 × five =