Mirip Cetak Printer, Siswi SMPN 1 Dukupuntang Juara 3 Lomba Kaligrafi Tingkat...

Mirip Cetak Printer, Siswi SMPN 1 Dukupuntang Juara 3 Lomba Kaligrafi Tingkat Provinsi

562
0
SHARE
Kepala SMPN 1 Dukupuntang H. Supyani (kanan) berfoto dengan siswa berprestasi juara 3 lomba seni kaligrafi, Annisa Khonsa Rohanah (tengah), didampingi guru keagamaan SMPN 1 Dukupuntang, Khotimah.

CIREBON (R) – Tidak disangka, hasil karya kaligrafi luar biasa itu digambar oleh tangan siswi kelas VII SMPN 1 Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Kepiawaiannya menggoreskan tinta diatas kertas putih polos, menghasilkan karya seni rupa yang luar biasa, mirip seperti hasil cetakan komputer. Dia adalah Annisa Khonsa Rohanah.

Kepada Republiqu, Annisa mengaku senang melukis dan mulai tertarik seni kaligrafi saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Awalnya ia tidak menyangka bisa melukis kaligrafi. Namun dengan usaha dan kegigihannya, akhirnya teknik menggambar seni kaligrafi, mampu ia kuasai.

“Ini kaligrafi kedua yang dilombakan. Alhamdulillah bisa mendapat juara 3 tingkat Provinsi Jawa Barat, dalam lomba Competion of Islamic Student, yang bertempat di Ponpes Tahfidz Putri Al – Hikmah. Saya merasa senang dan bangga bisa mendapatkan juara,” terangnya.

Annisa mengaku membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam untuk menyelesaikan hasil karya kaligrafinya. Semua itu ia lakukan dengan sabar dan teliti. Namun ia sedikit menyayangkan ada satu huruf yang tertinggal, sehingga pelafalannya kurang tepat dan kurang sesuai dengan bacaannya.

“Ada kekurangan satu huruf hijaiyah. Itu jadi pelajaran buat saya, supaya kedepan lebih teliti lagi. Insyallah kedepan saya juga akan lebih giat belajar dan mengasah kemampuan di bidang seni kaligrafi,” ungkap Annisa.

Sementara itu, guru pembina keagamaan SMPN 1 Dukupuntang Khotimah mengakatan, ia mengenal Annisa sejak duduk dibangku SD. Saat itu, Khotimah sempat menjadi salah satu juri lomba sekolah SD. Annisa juga ikut menjadi peserta dalam perlombaan tersebut dan berhasil meraih juara.

“Saya baru menjadi guru di SMPN 1 Dukupuntang, hampir kurang lebih 4 bulan ini. Awalnya juga saya kaget, bapak kepala sekolah menawari, mau ikut lomba tidak di Ponpes Al – Hikmah. Saat itu saya tidak langsung mengiyakan. Karena saya belum mengenal satu persatu siswa yang memiliki bakat,” jelasnya.

Khotimah melanjutkan, Setelah ia mendapat arahan dari kepala sekolah. Ia kemudian menginvertarisir siswanya satu persatu. Ia menanyakan kepada siswa, prestasi apa yang pernah diraih saat masih SD. Dari situlah kemudian Khotimah menemukan Annisa dengan bakat menggambar kaligrafinya.

“Seni kaligrafi ini memang tidak semua orang berbakat. Butuh kesabaran juga ketekunan. Dan yang paling penting senang dan suka membaca Al – quran. Disinilah tingkat kesulitannya. Karena selain pandai membaca, ia juga harus pandai menulis huruf Al – quran. Saya lihat Annisa mampu dan memiliki bakat kaligrafi itu,” terang Khotimah.

Sebagai guru pembina Agama dan pembimbing seni keagamaan, Khotimah mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam membimbing Annisa. Karena menurutnya, di SMPN 1 Dukupuntang kegiatan keagamaannya pun cukup banyak. Sehingga tidak sulit bagi Khotimah untuk mengembangkan seni keagamaan di SMPN 1 Dukupuntang.

“Saya sangat senang sekali bisa mengajar di SMPN 1 Dukupuntang ini. Karena menurut saya banyak kegiatan positif yang mengajarkan siswa berbagai macam hal. Salah satunya seperti Annisa ini. Saya berharap kedepan akan lebih banyak lagi siswa dan siswi berprestasi di SMPN 1 Dukupuntang,” paparnya.

Kepala SMPN 1 Dukupuntang H. Supyani mengungkapkan, keberhasilan Annisa meraih juara 3 lomba seni kaligrafi, menambah panjang daftar siswa berprestasi di SMPN 1 Dukupuntang. Ia berharap prestasi yang sudah di raih oleh siswa dan siswinya, bisa memotivasi yang lainnya untuk ikut berprestasi.

“Kami pihak sekolah sangat bangga dan akan terus berusaha sekuat tenaga, melahirkan siswa dan siswi berprestasi di SMPN 1 Dukupuntang. Kami akan dukung siswa berprestasi dengan berbagai cara, termasuk memberikan penghargaan baik berupa piagam ataupun uang pembinaan. Intinya kami akan terus mendorong siswa untuk terus berprestasi,” jelasnya.

Dikatakannya, selain bidang akademik yang menjadi keharusan standar pendidikan, H. Supyani juga melahirkan berbagai macam program pembinaan siswa, yang mendorong siswa agar lebih religius dan mengerti tentang pendidikan keagamaan. Melalui kegiatan itu ia berharap, siswa SMPN 1 Dukupuntang pintar bukan hanya soal urusan dunia, tetapi juga tentang urusan akhirat.

“Tujuan pendidikan adalah untuk mempersiapkan masa depan. Kami pegang tujuan itu dan implementasikan lewat berbagai macam kegiatan, diantaranya seperti kegiatan mapag surya, kegiatan gemar membaca dan masih banyak lagi program lainnya. Itu semua kita lakukan untuk membentuk siswa agar lebih berprestasi dan siap menghadapi masa depan. Terima kasih siswa – siswiku, teruslah kejar mimpi kalian dengan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya. (is/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

5 + eighteen =