Siswanto Syukuran Showroom Incenerator Mesin Pemusnah Sampah

Siswanto Syukuran Showroom Incenerator Mesin Pemusnah Sampah

586
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Mesin incenerator pemusnah sampah, yang digagas oleh salah satu putra terbaik Kabupaten Cirebon, Siswanto Hartoyo, terus mengalami kemajuan yang cukup pesat.

Hal ini, tidak lepas dari kerja keras dan semangatnya, dalam menyelesaikan persoalan sampah yang selalu menjadi masalah bagi masyarakat. Baik ditataran perdesaan maupun perkotaan.

Ditemui usai syukuran gudang showroom incenerator miliknya, Siswanto Hartoyo atau yang akrab disapa Prop kepada Republiqu mengungkapkan, ide dan gagasan pemusnah sampah yang dikembangkannya, kini mulai dirasakan dampak serta manfaatnya oleh masyarakat.

“Tidak ada solusi lain. Sampah harus dimusnahkan. Itu cara yang paling efektif, agar tidak menimbulkan pencemaran. Jika dibiarkan, dampaknya tentu masyarakat yang akan menanggung,” terangnya usai syukuran Showroom, Sabtu malam (3/11/2018).

Prop mengatakan, setiap rumah tangga mampu menghasilkan 5 sampai 20 kilogram sampah perhari. Jika dihitung dari satu RT atau RW saja, berapa jumlah sampah yang terkumpul. Tentu jumlah tersebut tidaklah sedikit.

“Kami terus berupaya menyadarkan masyarakat serta pemerintah, masalah sampah adalah persoalan yang serius. Ibarat bom waktu, pasti suatu saat akan meledak. Dampaknya, tentu lingkungan masyarakat yang merasakan. Pemerintah juga pasti akan terkena imbas,” ungkapnya.

Ditegaskan Prop, pemerintah sebagai penentu kebijakan, seharusnya lebih berfikir panjang dan jernih soal dampak lingkungan yang ditimbulkan sampah. Tempat pembuangan akhir (TPA) bukanlah solusi, tetapi kuburan massal.

“Jika pemerintah berfikir TPA adalah solusi terbaik, sama saja menjerumuskan masyarakat ke lembah neraka. Silahkan jujur, buka semua kajiannya. Apa dampak TPA bagi lingkungan. Berapa biaya teknologi pengolahan TPA yang aman dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Prop juga mengucapkan rasa terimakasihnya pada pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri riset, teknologi dan perguruan tinggi (Menristekdikti), M. Nasir serta Menteri Koordinator bidang Maritim, Jend. (purn) Luhut Binsar Panjaitan.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Menristekdikti bapak M. Nasir serta Menkomaritim, Jend. Luhut Binsar Panjaitan yang telah mendukung dan percaya atas kerja keras putra Cirebon ini, dalam membantu pemecahan masalah sampah,” pungkasnya. (is/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

4 × one =