Sengketa Perangkat Desa Gujeg Memanas

Sengketa Perangkat Desa Gujeg Memanas

1108
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Masalah perselisihan perangkat desa dengan kepala desa (kuwu) Gujeg kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon kembali memanas.

Hal tersebut diduga karena kuwu Gujeg terpilih Susmaya, terlalu menganggap sepele permasalahan tersebut. Sehingga para perangkat desa yang menuntut haknya, geram dan kembali mempertanyakan keseriusan penyelesaian masalah tersebut.

Suparman Kasie Kesra desa Gujeg yang diminta mengundurkan diri oleh kuwu terpilih Susmaya mengatakan, beberapa kali kesepakatan antara perangkat dan kuwu, selalu tidak ditanggapi secara serius.

“Dari dulu cuma janji saja, kenyataannya nihil. Surat perjanjian kesepakan penyelesaian yang ditandatangani bersama Polsek, Dandim dan Camat, nyatanya belum terealisasi. Itu sama saja penghinaan,” terangnya.

Sementara itu, H. Parida selaku fasilitator perangkat lama desa Gujeg mengatakan, kesepakatan penyelesaian yang di tandatangani adalah bukti yang memiliki resiko hukum. Jika kuwu tidak menganggap serius, sama saja mempermainkan hukum.

“Perangkat desa sangat kecewa dengan sikap kuwu yang terksesan menyepelekan. padahal dalam surat tersebut jelas kuwu akan membayarkan pengganti sewa tanah bengkok pada tanggal 11 Juni 2018. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak dilakukan,” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan, jika permasalahan ini terus menggantung dan tidak segera diselesaikan, pihaknya akan memperkarakan permasalahan tersebut ke pihak yang berwajib.

“Perangkat desa seolah seperti dipermainkan padahal mereka menuntut haknya masing – masing. Di dalam surat pernyataan tersebut, Susmaya menyanggupi untuk mengganti hak tanah bengkok perangkat yang diminta untuk mengundurkan diri,” jelasnya.

Sementara itu, kuwu desa Gujeg Susmaya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan, persoalan pengganti sewa bengkok tersebut sudah selesai dan sudah tidak ada persoalan lagi antara dirinya dengan perangkat lama desa Gujeg. (Narita)

LEAVE A REPLY

3 + 10 =