Sekolah Swasta Minim Modal, Terancam Gulung Tikar

Sekolah Swasta Minim Modal, Terancam Gulung Tikar

580
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Ironi dunia pendidikan semakin terlihat nyata. Ketimpangan antara sekolah negeri dan swasta, terasa menyolok mata. Utamanya soal bantuan yang diterima oleh sekolah swasta, tak selengkap dan sekomplit sekolah yang di biayai negara.

Tak hanya soal bantuan gedung, kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan pun, bikin sekolah swasta iri. Karena bantuan yang diterima sekolah swasta, tak sebanyak seperti sekolah negeri.

Lengkapnya sarana prasarana penunjang pendidikan yang dimiliki sekolah negeri, tak dibeli dari uang pribadi. Tak sama dengan sekolah swasta, yang segala sesuatunya dibiayai oleh orang tua siswa.

Dilain hal, pungutan orang tua selalu menjadi persoalan. Untuk sekolah swasta yang tidak di dorong finansial kuat, kondisinya sangat memprihatinkan.
Bahkan tidak sedikit sekolah swasta yang mulai gulung tikar dan ditinggalkan peminatnya.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh SMP PGRI Plumbon. Salah satu sekolah swasta yang masih bertahan ini, setiap tahun selalu mengalami penurunan jumlah pendaftar.

Kepala SMP PGRI Plumbon, Suhaemi mengatakan, dalam menunjang pendidikan di era modern seperti saat ini, sangat bergantung dengan baiknya sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.

“Dengan kondisi seperti ini kami sangat sulit untuk bisa berkembang, mengingat banyaknya kekurangan yang kami miliki terutama sarana prasarana,” terang Emi Sapaan Kepala Sekolah PGRI Plumbon ini, Senin (3/9/2018).

Ia juga meuturkan, selain kurangnya sarana, gedung SMP PGRI juga kondisinya sangat memprihatinkan. Hal tersebut dikarenakan atap gedung sekolah yang sudah mulai rapuh dimakan usia.

“Banyak kayu atap sekolah yang mulai keropos, sehingga kami sangat membutuhkan adanya rehab gedung sekolah,” tuturnya.

Dirinya juga berharap, kedepan pemerintah melalui dinas pendidikan dapat memberikan bantuan khususnya sarana dan prasarana terutama rehab gedung dan bantuan komputer.

“Kami saat ini berharap bantuan dari pemerintah pusat untuk memperbaiki kondisi sekolah kami saat ini. Saya juga berharap kepada alumni yang nasibnya lebih beruntung, untuk membantu keadaan sekolah,” pungkasnya. (if/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

2 × 1 =