Proyek Mitra Cai Tembaga Di Desa Mayung Diduga Tidak Sesuai Bestek

Proyek Mitra Cai Tembaga Di Desa Mayung Diduga Tidak Sesuai Bestek

274
0
BERBAGI
Pekerjaan proyek P3A Mitra Cai milik BBWS di desa Mayung kecamatan Gunung Jati kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Pembangunan program P3A Mitra Cai Tembaga BBWS Cimanuk Cisanggarung di desa Mayung kecamatan Gunungjati kabupaten Cirebon, senilai Rp 195 juta diduga tidak sesuai standar.

Pasalnya dari pantauan tim media yang mencoba mendatangani proyek tersebut, menemukan bahwa bangunan sendiri sangat rentan dan mudah runtuh.

Melihat hal tersebut, kemudian tim media mencoba mendatangi pihak pemerintah desa Mayung untuk mendapatkan keterangan terkait temuan itu. Namun Kuwu desa Mayung sendiri tidak ada di tempat.

Kaur Ekbang Desa Mayung, Edi saat di temui di tempat pelaksanaan proyek tersebut membenarkan bahwa proyek itu merupakan proyek P3A Mitra Cai milik BBWS Cimanuk Cisanggarung. Namun menurutnya pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah desa Mayung.

“Panjangnya proyek sekitar 262 meter dan lebarnya itu kurang lebih 60 sentimeter. Itu sesuai gambar yang kami terima dari pendamping proyek itu. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan dari pemerintah desa Mayung,” ungkapnya di sela-sela kegiatan proyek tersebut, Selasa (13/10/2020).

Sementara itu bendahara desa Mayung, Andi saat ditemui dibalai desa Mayung mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menjawab pertanyaan dari para awak media, karena menurutnya secara teknis dirinya tidak mengetahui dan memahami proyek tersebut.

Advertorial

“Coba hubungi Pak Kuwu saja. Kalau saya takut salah jawab mas. Karena jujur saja saya tidak punya kewenangan untuk diwawancarai dan menjawab pertanyaan media. Tapi setahu saya, itu proyek swakelola mas,” terangnya.

Sementara itu dilain pihak, Taryodi selaku Ketua LPMD desa Mayung saat dihubungi lewat telepon mengatakan, mengenai proyek tersebut, ia mengaku tidak tahu menahu. Bahkan ia menyarankan untuk mendatangi pihak pemerintah desa.

“Kalau untuk proyek itu saya tidak tahu menahu mas. Coba ke desa saja untuk mendapatkan informasinya,” pungkas Taryodi.

Sulitnya memperoleh informasi terkait pembangunan proyek tersebut memunculkan pertanyaan, mungkinkah pemerintah desa Mayung selaku pelaksana pekerjaan, diduga tidak melakukan pekerjaannya sesuai dengan Bestek ?. Jika benar apakah dasar dan motifnya ?. (ta)

LEAVE A REPLY

17 − fifteen =