PN Sumber Eksekusi Rumah Mewah di Desa Bakung Kidul

PN Sumber Eksekusi Rumah Mewah di Desa Bakung Kidul

965
0
BERBAGI
Panitera PN Sumber, bersama dengan tim juru sita didampingi anggota kepolisian.

CIREBON (R)  – Juru Sita Pengadilan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon, melakukan penyitaan dan pengosongan sebuah rumah mewah di desa Bakung Kidul kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, Rabu (5/12/2018).

Dalam esekusi pengosongan tersebut, pihak juru sita sempat mengalami kesulitan. Pasalnya seluruh pintu dan gerbang dalam keadaan terkunci. Petugas pun terpaksa melakukan pembukaan paksa, untuk bisa masuk ke dalam rumah tersebut.

Panitera Pengadilan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon yang juga sebagai juru sita, Ating Budiman mengatakan, eksekusi pengosongan terhadap hak tanggungan yang dimaksud, atas nama Ir. Sumarno sebagai termohon memiliki sangkutan hutang ke bank dengan jaminan rumah tersebut, akan tetapi dia tidak mampu melunasi hutang – hutangnya.

“Yang di jadikan jaminan adalah rumah ini. Akhirnya rumah ini di lelang oleh kantor lelang. Sedangkan pemenang lelangnya atas nama H. Akid,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketika H. Akid hendak menempati rumah tersebut, termohon Sumarno tidak mau keluar dari rumah tersebut, serta lebih memilih untuk bertahan.

“Akhirnya keluarlah penetapan pengadilan, untuk melakukan eksekusi pengosongan secara paksa,” tambahnya.

Dijelaskan Ating, setelah rumah tersebut di kosongkan, pihaknya akan membuat berita acaranya, serta memberikan kunci dan gembok rumah tersebut, kepada pemenang lelang atau pemilik yang baru.

Sementara itu kuasa hukum pemenang lelang, Sugianti Irianti SH. mejelaskan, pihaknya selaku pemenang lelang, sudah memenuhi kewajibannya sesuai prosedur lelang. Salah satunya adalah mengajukan permohonan eksekusi pengosongan. Namun terjadi perlawanan dari termohon eksekusi. Namun pihak pengadilan menolaknya

“Ada atau tidaknya perlawanan, tidak bisa menghalangi proses eksekusi. Alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan pihak pengadilan dan kepolisian, diputuskan eksekusi jatuh pada tanggal 5 Desember 2018,” terangnya.

Ia juga menambahkan, setelah dilakukan pengosongan, rumah tersebut rencananya akan dijadikan tempat tinggal. Tentu saja setelah dilakukan pembersihan dan renovasi di beberapa bagian rumah tersebut. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

one × 5 =