Pj Bupati Nilai Proyek Pembangunan Di Cirebon Butuh Inovasi

Pj Bupati Nilai Proyek Pembangunan Di Cirebon Butuh Inovasi

545
0
BERBAGI
Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi (tengah) berswafoto disela kegiatan safari pembangunan tahun 2018.

CIREBON (R) – Pemerintah Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan safari pembangunan 2018, yang berlangsung dari tanggal 12 sampai 13 Desember 2018. Kegiatan tersebut terbagi dalam dua zona, yaitu zona barat dan zona timur.

Kegiatan safari pembangunan 2018, dilaksanakan oleh Pj Bupati Cirebon bersama beberapa Kepala dinas dan pegawai teknis di lingkungan pemkab Cirebon. Pj Bupati Cirebon meninjau dan melihat langsung, beberapa proyek pembangunan yang masuk dalam penganggaran tahun 2018. Tampak juga tim TP4D Kejaksaan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon.

Agenda safari pembangunan tersebut meliputi gedung dinas, sarana olahraga, ifrastruktur jalan dan jembatan, gedung puskesmas, gedung sekolah dan ditutup dengan meninjau langsung pembangunan rawat inap RSUD Waled, kecamatan Waled Kabupaten Cirebon.

Pj Bupati Cirebon, Dicky Saromi mengatakan, dalam kegiatan tersebut, ia banyak diperlihatkan tentang pekerjaan – pekerjaan yang jenis belanjanya adalah jenis belanja barang modal.

“Yang saya lihat tidak hanya bangunan gedung, ada juga bangunan irigasi, jalan dan jembatan. Khusus untuk beberapa hal yang kita lihat di hari kedua ini, maka belanja barang modal ini, akan kita lihat untuk tahun 2020 nanti. Termasuk apa yang ada di tahun 2019,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (13/12/2018).

Pj Bupati juga menambahkan, pihaknya meminta jika sudah memiliki lahannya, maka di lahan itu sebaiknya sudah di bangun sesuai peruntukanya. Serta adanya penambahan – penambahan sarana penunjangnya.

“Kemudian yang menarik dalam hal ini, adalah bangunan jembatan yang memang sudah bagus dari sisi kualitas dan sebagainya. Tetapi dari segi aksesoris, katakanlah untuk pagarnya, akan kita buat lebih artistik. Sehingga jembatan ini bisa dijadikan tempat wisata selfi. Ini jamannya sudah berubah, jadi jangan monoton,” tambahnya.

Ia juga menuturkan, mengenai pembangunan irigasi dan pengendalian banjir, ia menilai adanya tantangan tersendiri untuk dilakukan beberapa hal, agar nyata fungsi dan peruntukannya.

“Mau tidak mau, kita harus menyelesaikan untuk sayap kanan dan kiri bendung tersebut. Agar untuk ke satu irigasi dan irigasi yang lain, tidak terganggu. Kita juga harus terus melakukan perawatan tubuh bendung ini. Agar mampu mengendalikan air disaat musim hujan dan sebagai pengairan di musim kemarau,” jelasnya.

Pihaknya juga kedepan, akan mendorong belanja modal barang ini. Karena dinilai sebagai investasi yang berharga, untuk kabupaten Cirebon kedepan. Selain itu, banyak juga kejadian pengunaan belanja barang modal,.untuk bangunan gedung, jalan dan yang lainnya. Hanya beberapa yang terdesak karena waktu. Sehingga penyelesainnya kurang maksimal dan bisa jadi tidak selesai 100 persen.

“Oleh karena itu, kita ingin mempercepat beberapa, yang memang tingkat kepentingannya tinggi. Maka dinas yang mengusulkan anggaran itu, bukan hanya mengusulkan judul kegiatannya. Tapi dia sudah siap, baik dari perencanaannya, juga lain sebagainya, untuk cepat dimasukan ke unit layanan pengadaan,” terangnya.

Ia berharap, dalam proses pengadaan ini dapat dipercepat di turunan pertama. Sehingga pada triwulan kedua, sudah dapat dilaksanakan. Harapannya tentu segala pembangunan, memiliki cukup waktu untuk penyelesaiannya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

2 × 2 =