Pengacara Swissindo Meragukan Keahlian Saksi JPU

Pengacara Swissindo Meragukan Keahlian Saksi JPU

418
0
SHARE

CIREBON (R) – Perkara dugaan pemalsuan Surat Bank Indonesia (SBI), yang menjerat Soegiarto Notonegoro alias Sino Presiden UN SWISSINDO, kembali digelar Pengadilan Negeri Sumber, Rabu Siang (19/12/2018) sekira pukul 14.00 WIB.

Dalam agenda persidangan itu, mejelis hakim menghadirkan saksi ahli, yang ditunjuk oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), guna menjelaskan keahliannya, dalam hal perkara dugaan pemalsuan Sertifikat Bank Indonesia. Yang diduga dilakukan secara sengaja oleh Presiden Swissindo Soegiarto Notonegoro alias Sino.

Usai persidangan, koordinator tim kuasa hukum terdakwa, Abdi Mujiono kepada Republiqu mengaku, timnya meragukan keterangan saksi ahli yang diajukan oleh JPU. Pasalnya, ia menilai, saksi ahli yang dihadirkan terlihat ragu – ragu. Beberapa pertanyaan majelis hakim, tidak ia jelaskan secara detail dan rinci.

“Keterangan ahli dianggap majelis hakim, tidak pada kapasitas keahliannya. Artinya, terkait persoalan yang di dakwakan oleh JPU, bahwa Soegiarto di dakwa memalsukan surat, ada harapan besar bagi JPU bisa menjelaskan terhadap SBI. Namun tadi (saksi ahli) tidak bisa menjelaskan terkait itu. Artinya kapasitas ahli juga patut dipertanyakan,” terangnya.

Menurut Abdi, Saksi Ahli yang diajukan ke persidangan, tidak meneliti secara detail SBI yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Dikatakannya, saksi ahli juga dinilai tidak tahu sejarah dari SBI yang berbentuk warkat. Sehingga dalam memberikan kesaksian dan keahliannya, saksi terkesan ragu – ragu.

“Saksi ahli, dianggap tidak tahu bagi kami . Karena tadi jawabannya pun, banyak yang ragu – ragu. Sebagai (saksi) ahli, seharusnya dia menguasai tentang SBI ini. Apalagi sertifikat itu yang mengeluarkan adalah BI. Saksi ahli seharusnya lebih mengerti dan memahami tentang seluruh informasi mengenai SBI itu,” paparnya.

Ia dan tim kuasa hukum terdakwa, menilai saksi ahli yang diajukan ke persidangan, memberikan keuntungan bagi kliennya. Terutama soal pembuktian dugaan pemalsuan Sertifikat Bank Indonesia (SBI), yang diduga dilakukan secara sengaja oleh terdakwa Soegiarto Notonegoro alias Sino. (is/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

5 × four =