PDAM Tirta Jati Resmi Dilaporkan Abraham Ke Kejaksaan Kab. Cirebon

PDAM Tirta Jati Resmi Dilaporkan Abraham Ke Kejaksaan Kab. Cirebon

878
0
BERBAGI
Abraham Mohammad, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan saat membuat pengaduan PDAM Tirta Jati ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Terkait dugaan bocornya PAD Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Abraham Mohammad resmi mengadukan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Senin Sore (27/7/2020).

Dihadapan awak media, Abraham mengaku pengaduannya tersebut bentuk kepeduliannya bagi pembangunan di Kabupaten Cirebon. Ia menganggap apa yang dilakukannya sudah sesuai prosedur.

“Pengaduan ini sesuai tupoksi saya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Saya pengen membuktikan bahwa saya tidak asbun (asal bunyi) seperti yang dibilang Bupati,” ujarnya.

Terkait dugaan adanya kebocoran tersebut, Abraham mengaku belum ada setoran PDAM yang masuk ke PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Cirebon melalui BKAD (Badan Keuangan dan Anggaran Daerah).

“Ini sebagai shock therapy yang melingkupi pembenaran. Harapan kami kedepan jangan membiasakan yang biasa, tapi membiasakan yang benar, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Dikatakan Abraham, selama PDAM berdiri sampai saat ini belum ada setoran yang masuk ke PAD Kabupaten Cirebon. Menurutnya, yang namanya BUMD adalah Badan Usaha Milik Daerah bukan Badan Usaha Milik Diri Pribadi.

Sementara itu, Kepala Seksi Inteljen Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Wahyu Oktaviandi mengapresiasi pengaduan salah satu ASN Kabupaten Cirebon itu. Ia mengaku selama ia menjabat, baru kali ini ada ASN yang mengadukan resmi tertulis kepada Kejaksaan.

“Saya menilai ini positif. Karena tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi Kejaksaan makin meningkat. Mudah-mudah ini bisa dijadikan contoh bagi masyarakat lainnya,” pungkas Wahyu. (is/ta)

LEAVE A REPLY

19 − 15 =