PC HPN Siap Bangun Perekonomian di Kab. Cirebon

PC HPN Siap Bangun Perekonomian di Kab. Cirebon

927
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin (PC HPN, red) Kabupaten Cirebon, resmi dilantik. Acara pelantikan tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di wilayah Kedawung Kabupaten Cirebon, Sabtu (24/2).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Sirodj, Ketua DPP HPN, Ketua DPW HPN Jabar, Korem 063 Sunan Gunung Jati, Polres Cirebon, serta tamu undangan dan pengurus HPN lainnya.

Usai pelantikan, Ketua PC HPN Kabupaten Cirebon, H. Ade Dahwani mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan menyusun rencana kerja jangka pendek dan rencana kerja jangka panjang, dalam rangka memperkenalkan HPN ke para pengusaha di Kabupaten Cirebon.

“Mulai hari ini, setelah dilantik, kita sudah mulai mengadakan musyawarah kerja untuk membahas langkah kedepan dalam membesarkan HPN di Kabupaten Cirebon. Kita akan membentuk Madrasah Tujar,” jelasnya.

Sinergi, usai pelantikan, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Siradj berfoto bersama ketua DPP HPN, Ketua DPW HPN, Ketua dan Pengurus PC HPN Kabupaten Cirebon.

 

Dikatakan H. Ade, Madrasah Tujar adalah sebuah wadah untuk melahirkan calon pengusaha baru, yang sudah dibekali dengan pengetahuan dan ilmu tentang perdagangan dan perekonomian, sehingga siap untuk bersaing.

“Melalui Madrasah Tujar kita akan membentuk karakter pengusaha yang kuat, serta mampu membaca peluang dunia usaha. Sehingga produk apapun yang nantinya dihasilkan, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Yang paling penting adalah pembekalan mentalnya,” terang H. Ade.

Ditambahkannya, dalam jangka waktu dekat, pengurus HPN Kabupaten Cirebon akan mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon. Harapannya kedepan, pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih besar.

“Banyak pelaku UMKM yang mempunyai potensi untuk mengembangkan usahanya, baik secara mandiri maupun kelompok. Hasil produk mereka bahkan sampai ada yang dipasarkan keluar negeri. Ini bisa dijadikan motivasi untuk meningkatkan produksinya, agar mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Menurut H. Ade, ada tiga kekuatan harus disinergikan untuk meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia, yakni pengusaha, Ulama dan pemerintah. Dengan tiga kekuatan tersebut diharapkan mampu melahirkan pengusaha yang soleh dan beretika, sesuai dengan hukum syariah.

“Pengusaha itu bukan hanya sekedar mampu menggerakkan roda perekonomian saja, melainkan harus mampu memberikan keadilan kepada masyarakat. Melalui HPN ini kami berharap, dapat memberikan pemerataan ekonomi, sesuai dengan amanat Pancasila, sila ke 5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Ketua PC HPN Kabupaten Cirebon, H. Ade Dahwani, memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan H. Ade, jangka panjang yang akan dilaksanakan oleh HPN adalah mengembangkan perekonomian di Kabupaten Cirebon, mulai dari wilayah barat hingga ke wilayah timur.

“Untuk wilayah barat, kita sudah bekerjasama dengan batik Ciwaringin yang bergerak di sektor industri pakaian batik, dengan menggunakan bahan alami. Sementara di wilayah timur, kita akan mengembangkan sektor pertanian garam, karena letaknya yang berada di wilayah pesisir pantai,” ungkapnya.

Dirinya berpesan kepada seluruh pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin, khususnya di Kabupaten Cirebon, untuk bekerjasama membangun perekonomian kemasyarakatan.

“Warga Nahdliyin itu sangat besar. Kita harus bekerjasama untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan melalui pemerataan ekonomi. Insyaallah, dengan doa ulama dan persatuan pengusaha Nahdliyin serta dukungan pemerintah, semua itu bisa terwujud,” pungkasnya. (Isno)

LEAVE A REPLY

3 + 19 =