Panwaslu “Panen” APK Peserta Pemilu Yang Melanggar

Panwaslu “Panen” APK Peserta Pemilu Yang Melanggar

503
0
BERBAGI
Petugas Satpol PP bersama dengan Panwaslu menertibkan APK salah satu caleg di kawasan Talun Kabupaten Cirebon.

CIREBON (R) – Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU) kabupaten Cirebon, bekerjasana dengan Satuan Polisi Pamong Praja, (Satpol PP), melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar aturan, Jum’at (14/12/2018).

Dalam penertiban tersebut, Panwaslu dan Satpol PP mencopot seluruh APK yang menancap di pohon, taman maupun yang menempel pada tiang listrik, serta yang berada di jalan protokol. Dari hasil penertiban tersebut, Satpol PP dan Panwaslu berhasil mengamankan baliho, poster bergambar calon, spanduk maupun alat peraga yang lain.

Ketua PANWASLU Kabupten Cirebon, Abdul Khoir mengatakan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam penertiban tersebut. Pasalnya kegiatan penertiban itu sudah diatur dalam PKPU maupun Perda Kabupaten Cirebon dan itu merupakan salah satu bentuk penegakan peraturannya.

“Semuanya yang melanggar akan kita tertibkan, baik itu gambar calon presiden, wakil persiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten, serta alat peraga yang lainnya. Kalau itu melanggar, akan kami tertibkan,” jelasnya kepada awak media.

Abdul Khoir juga menambahkan, kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan serentak oleh Panwaslu se – kabupaten Cirebon. Termasuk juga panwascam di tingkat kecamatan.

“Hari ini kita mulai secara serentak se – kabupaten dan kita libatkan panwascam -panwascam di tingkat kecamatan. Sehingga, sebanyak 8.600 APK yang melanggar dan tersebar di kabupaten dapat ditertibkan,” tambahnya.

Dikatakannya, penindakan tersebut bukan tanpa prosedur. Menurutnya pihak Panwaslu dalam hal ini, sudah melakukan tindakan preventif dengan melakukan sosialisasi kepada para peserta pemilu, serta mengingatkannya dengan melayangkan surat 1 minggu sebelum penertiban.

“Kami sudah mensosialisasikan hal ini, kepada para peserta pemilu. Bahkan kami melayangkan surat kepada mereka. Namun sampai hari H, belum ada yang di copot sendiri. Jadi terpaksa kami tertibkan dan bersihkan,’ tandasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

19 + 11 =