Pacu Kuda Di Memayu Buyut Trusmi Terancam Dilarang

Pacu Kuda Di Memayu Buyut Trusmi Terancam Dilarang

4290
1
BERBAGI

CIREBON (R) – Dalam rangka persiapan menyambut tradisi adat memayu Buyut Trusmi desa Trusmi Wetan kecamatan Plered kabupaten Cirebon, muspika kecamatan Plered menggelar rapat koordinasi dan evaluasi, terkait tradisi arak-arakan dan pacuan kuda di memayu buyut trusmi, Selasa (9/10/2018).

Dalam rapat tersebut hadir unsur muspika kecamatan plered, beberapa kepala desa se – kecamatan Plered, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Danramil, kecamatan Plered, Kapten Arhanud Apid mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka persamaan persepsi antara pihak keamanan dan masyarakat peserta arak-arakan, yang menggunakan kuda.

“Dari segi persiapan sendiri, tidak jadi persoalan. Yang perlu digaris bawahi dalam pembahasan ini, terkait penggunaan kuda yang tidak sesuai aturan. Bahkan ada juga yang memacu kudanya dalam keadaan mabuk, sehingga lajunya tak terkendali dan menimbulkan kecelakaan,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan, pihaknya menginginkan adanya struktural kepanitiaan yang jelas, dari kelompok peserta berkuda, sebagai dasar pertanggung jawaban bilamana terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

“Intinya kami belum melarang, tapi yang pasti kami minta adanya pertanggung jawaban yang jelas dari mereka, agar kami mudah untuk melakukan tindakan bilamana terjadi sesuatu hal yang berkaitan dengan keamanan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, peran serta semua pihak dalam menjaga ketertiban dan keamanan acara tersebut. Sehingga acara yang menjadi kebanggaan masyarakat Trusmi dan Cirebon pada umumnya, dapat berjalan sukses tanpa harus dicederai peristiwa seperti tahun terdahulu. (ta)

Penyunting : wanto

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × 5 =