Pengundian Nomer Urut Calon Kuwu Megu Gede Adem Ayem

Pengundian Nomer Urut Calon Kuwu Megu Gede Adem Ayem

536
0
SHARE
5 orang calon kuwu desa Megu Gede, mendapat nomor urut setelah dilakukan pengundian.

CIREBON (R) – Pelaksanaan proses pemilihan kuwu di Kabupaten Cirebon telah memasuki tahap penetapan calon kuwu serta pengundian nomor urut calon kuwu. Semua dilakukan serentak pada hari Senin (30/9/2019) di seluruh desa se – Kabupaten Cirebon yang mengikuti pilwu.

Di desa Megu Gede kecamatan Weru,
pelaksanaan pengundian berjalan lancar tanpa ada gesekan antar pendukung calon kuwu. Acara tersebut dihadiri Muspika kecamatan Weru, BPD, tokoh masyarakat dan warga desa setempat.

Ketua panitia pemilihan kuwu desa Megu Gede Abdullah AS mengatakan, agenda yang telah dilaksanakan adalah penetapan bakal calon kuwu menjadi calon kuwu, serta melaksanakan pengundian nomer urut calon kuwu desa Megu Gede.

“Hari ini kami tetapkan calon kuwu dan pengundian nomor urut masing – masing calon kuwu. Hasil dari pengundian tersebut ditetapkan, pada nomor urut 1.) Iman Fitriyadi, 2.) H. Syahri Romdona, 3.) Sustrino,4.) Budiarto dan nomer urut 5.) Salim. Sementara untuk penyampaian visi, misi serta rencana program kerja akan dilaksanakan malam harinya,” terang Abdullah AS.

Ia menyampaikan, untuk tahapan selanjutnya akan dilaksanakan tahapan pemutahiran daftar pemilih dan daftar pemilih tambahan, untuk dijadikan daftar pemilih tetap pada pemilihan kuwu desa Megu Gede.

“Kita mulai proses pemutahiran data itu besok, sehingga nanti tanggal 5 kita bisa menentukan daftar pemilih tambahan. Sedangkan untuk penetapan daftar pemilih tetapnya sendiri, akan dilaksanakan tanggal 10 Oktober mendatang. Kami minta peran serta tim sukses masing – masing ikut membantu, agar waktu yang singkat ini dapat berjalan optimal,” paparnya.

Pihaknya juga menegaskan, meskipun dalam proses penyusunan daftar pemilih, memiliki jeda waktu yang singkat dengan jumlah pemilih yang sangat besar. Namun pihaknya berusaha untuk melaksanakan tahapan tersebut secara optimal.

“Kami sangat berharap, kedepan pemerintah Kabupaten Cirebon, dalam penentuan proses pendataan pemilih, menjadi pemilih tetap, lebih melihat bentangan geografis dan jumlah pemilih di desa itu sendiri. Karena tantangan dan kendalanya, tentu jelas berbeda. Sehingga ke depan pelaksanaan pilwu Kabupaten Cirebon bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

16 − eleven =