Musorkab KONI, Pj Bupati Minta Kesejahteraan Atlet Ditingkatkan

Musorkab KONI, Pj Bupati Minta Kesejahteraan Atlet Ditingkatkan

324
0
SHARE
Musorkab KONI Kabupaten Cirebon, serta pergantian kepengurusan masa bakti 2019 - 2020

CIREBON (R) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon, menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Cirebon (MUSORKAB) tahun 2019 dengan tema Bekerja Bersama Menuju Kabupaten Cirebon Berprestasi, Kamis (31/1/2019).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua KONI Jawa Barat, Pj. Bupati Cirebon, Ketua DPRD kabupaten Cirebon, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Cirebon serta beberapa tamu undangan lainnya.

Kegiatan musyawarah tersebut di buka langsung oleh Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi. Dalam musyawarah tersebut KONI melakukan pemilihan jajaran kepengurusan KONI Kabupaten Cirebon, yang masa kerjanya berakhir per 19 Januari 2019.

Pj. Bupati Cirebon Dicky Saromi dalam sambutannya mengatakan, dirinya menyambut positif kegiatan tersebut. Ia juga meminta KONI untuk ikut memperhatikan permasalahan stunting dan juga memperbanyak event – event olahraga pelajar.

“Permaslahan stunting juga harus ikut diperhatikan. Karena stunting dapat mengganggu pencetakan bibit atlet olahraga yang berprestasi. Disini juga saya ingin sampaikan, KONI kedepan juga harus lebih banyak lagi event olahraga pelajar. Karena dari sanalah kita bisa menciptakan atlet yang berprestasi seperti waktu dulu,” ungkapnya di depan para peserta musyawarah.

Ia juga menyampaikan, Cirebon secara historis banyak melahirkan atlet – atlet berprestasi secara nasional. Bahkan salah satu atlet kegendaris bangsa, seperti Cuncun, Candra Wijaya, Caterin Surya serta banyak lagi atlet lain yang berprestasi ditingkat nasional.

“Saya ingin nanti muncul Cirebon yang bergerak dan berprestasi, dengan melahirkan atlet yang profesional dan mengharumkan nama daerah, baik secara nasional maupun internasional. Semangat ini saya ingin gelorakan kembali karena kita memang daerah yang mampu menghasilkan atlet – atlet itu,” terangnya.

Dicky Saromi juga menjelaskan, banyak kota kabupaten atau wilayah, terbangun dan berprestasi juga memunculkan rasa semangat, kalau wilayah itu direncanakan untuk menyelenggarakan satu event yaitu olahraga.

“Saya ingin rencana kerja kita punya rasa optimis menyelenggarakan event – event itu di Cirebon. Karena tidak ada kota atau wilayah yang aksesnya paling baik seperti Cirebon di Indonesia ini. Kita punya jalan tol, kita punya pelabuhan dan kita punya bandara maka dari itu rencana kerja ini harus digulirkan. Yang jelas saya berharap semoga jajaran kepengurusan KONI yang akan datang, bisa membawa perubahan Kabupaten Cirebon yang lebih berprestasi terutama di bidang olahraga,” tandasnya.

Bersamaan dengan itu, Wakil Ketua KONI Jawa Barat, Budiana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda KONI Kabupaten Cirebon pasca berakhirnya masa bakti jajaran kepengurusan KONI Kabupaten Cirebon.

“Kami selaku KONI Jawa Barat sangat mendukung penyelenggaraan MUSORKAB ini, sesuai dengan tata laksana organisasi, yang ppelaksanaanya juga didukung Bupati maupun DPRD setempat. Karena bagaimanapun sumber anggaran KONIDA itu berasal dari APBD,” terangnya.

Dirinya juga menambahkan, mengenai permasalahan Bupati Cirebon yang tersangkut tindak pidana korupsi, ia mengaku prihatin. Ia juga berharap permasalahan itu tidak meluas kepada anggaran pengelolaan keuangan olahraga.

“KONI Jawa Barat telah membuat MoU dengan pihak Kejaksaan Tinggi dan seluruh KONIDA pun, melakukan hal yang serupa dengan Kejari setempat. Tentunya hal tersebut sebagai upaya konsultasi hukum, dan kiranya itu bisa dimanfaatkan dengan baik, agar tidak salah arah dalam mengelola keungan daerah,” tambahnya.

Mengenai atlet yang terkadang pindah membela daerah lain, pihaknya meminta KONI Kabupaten Cirebon untuk melakukan kepengurusan yang baik terhadap atlet dan pelatih. Supaya para atlet betah membela daerahnya sendiri.

“Kami berharap bupati yang nanti dilantik dapat memenuhi harapan masyarakat, atlet dan pelatih yang sangat menginginkan adanya sarana berlatih dan bertanding yang baik,” tandasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

13 − 10 =