Merajut Kembali Persatuan Melalui 4 Pilar Kebangsaan

Merajut Kembali Persatuan Melalui 4 Pilar Kebangsaan

200
0
BERBAGI
Hj. Selly Andriany Gantina, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai PDI Perjuangan, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di desa Tegalwangi.

CIREBON (rq) – Indonesia memiliki fondasi yang dikenal dengan istilah empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Empat pilar tersebut telah menjadi sejarah perjalanan bangsa indonesia dan menjadi komitmen kebangsaan yang harus terus ditingkatkan.

Ditengah situasi sekarang ini, Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai PDI Perjuangan, Hj. Selly Andriany Gantina, mengajak masyarakat untuk kembali mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Bertempat di desa Tegalwangi Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yang dilaksanakan pada hari Jumat (10/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, Hj. Selly mengajak kepada masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan bangsa Indonesia, dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah.

“Membangun Indonesia Maju memerlukan komitmen kebangsaan yang kuat. Sejarah perjalanan bangsa ini menjadi bukti bahwa Pancasila, NKRI merupakan hasil dari suatu kesepakatan untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Hj. Selly juga mengatakan, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai tantangan bangsa, yakni masalah kemiskinan, stunting, radikalisme, terorisme, intoleransi, anti NKRI, anti Pancasila, bahkan anti terhadap pemerintah yang sah. Untuk itu menururtnya, permasalahan tersebut harus dapat diatasi melalui teologi kerukunan yang tidak hanya damai tetapi juga saling membantu.

“Teologi kerukunan adalah teologi bukan hanya berdampingan secara damai, tetapi juga saling tolong menolong, saling membantu dan saling mendukung. Kita harus sadar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang memiliki kekuatan, baik dari segi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia,” paparnya.

Hj. Selly berharap melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar tersebut, masyarakat bisa kembali mengingat perjuangan para pendiri bangsa terdahulu, untuk lebih menanamkan sikap cinta tanah air dan saling menghargai satu sama lain.

“Pancasila adalah dasar negara yang menyatukan perbedaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan. Berbagai suku, agama, budaya dan bahasa melebur dalam butir-butir sila ke satu sampai sila ke lima. Bersatulah Indonesiaku,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Selly juga menggelar pembagian sembako dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk warga Cirebon yang terdampak Covid-19, yang belum terdata dalam DTKS maupun bantuan sembako lainnya. (is)

LEAVE A REPLY

five + nine =