LSM GMBI Hadiri Haul dan Resmikan Sekretariat KSM Gebang

LSM GMBI Hadiri Haul dan Resmikan Sekretariat KSM Gebang

924
0
BERBAGI
Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya Maman Kurtubi, menunggangi kuda saat acara Haul Pangeran Sutajaya di Gebang.

CIREBON (R) – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Pangeran Sutajaya serta Pangeran Penganten di Kraton Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Cirebon Raya, ikut serta memeriahkan jalannya acara, Minggu (9/12/2018)

Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengatakan, keikutsertaan GMBI dalam acara peringatan Maulid Nabi serta Haul Pangeran Sutajaya, adalah salah satu bentuk kepedulian GMBI dalam melestarikan budaya lokal di Kabupaten Cirebon.

“Ini adalah bukti kami, bahwa GMBI juga peduli dengan adat budaya lokal. Apalagi di Cirebon masih banyak tradisi masyarakat lokal yang perlu mendapat dukungan. Tentu saja tujuannya agar budaya tersebut bisa terus dilestarikan dan diregenerasikan ke penerus selanjutnya,” ujar Maman.

Dalam acara tersebut, Ketua Korwil II Jabar bersama jajaran pengurus LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, ikut hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi dan Haul tersebut. Bahkan ratusan anggota GMBI, ikut serta memeriahkan jalannya acara.

Dihari yang sama, Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya juga meresmikan Kantor Sekretariat LSM GMBI KSM Gebang. Sekretariat tersebut adalah yang ketiga. GMBI juga telah memiliki 2 sekretariat lainnya yaitu sekretariat KSM Talun dan KSM Weru.

“Sekretariat ini adalah rumah GMBI dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya oleh anggota dan juga bisa membantu masyarakat sekitar. Kami berharap kedepannya para ketua KSM di wilayah masing – masing bisa mempunyai kantor sekretariat sendiri, seperti Ketua KSM Gebang yang baru saja dilantik,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan agar semua anggota bisa menjaga nama baik, serta eksistensi LSM GMBI dalam menjalankan fungsinya sebagai social control di masyarakat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan dalam mendapatkan hak – haknya sebagai warga negara yang dilindungi oleh Undang – Undang.

“Sekarang itu banyak isu hoax berseliweran ditengah masyarakat. Ini juga menjadi tugas tambahan LSM GMBI dalam mengedukasi masyarakat, agar tidak mudah terpovokasi. Masih banyak masyarakat yang awam. Kita bantu mereka. Jangan sampai terpancing apalagi terprovokasi,” tegasnya.

Maman menjelaskan, LSM GMBI adalah salah satu organisasi yang sangat menjunjung tinggi ideologi kebangsaan. Apalagi menurutnya, GMBI menjadikan pancasila sebagai plakat bela negara dan kedaulatan NKRI adalah harga mati.

“Kami LSM GMBI selalu membekali anggota kami dengan wawasan kebangsaan dan aksi bela negara. Pancasila adalah jatidiri bangsa. Undang – Undang Dasar 1945 adalah landasannya. NKRI Harga Mati,” pungkasnya. (is)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

16 − 3 =