Lomba B2SA Maksimalkan Ketahanan Pangan Masyarakat

Lomba B2SA Maksimalkan Ketahanan Pangan Masyarakat

666
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan mengadakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman berbasis non beras dan terigu, dalam rangka menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas dan kuat.

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari 40 peserta dari ibu-ibu PKK Kecamatan dan 40 lainnya dari Kelompok Wanita Tani (KWT).

Acara dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Citebon, Selasa (28/8/2018).

Menurut kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon H. Muhidin mengatakan, Lomba ini diadakan dengan tujuan untuk mengurangi konsumsi beras masyarakat Cirebon, yang dinilai masih sangat tinggi.

“Lomba Cipta Menu ini sendiri bertujuan untuk lebih memperkenalkan beragam menu yang non beras dan non terigu, sehingga ini diharapkan dapat menekan angka konsumsi beras masyarakat Cirebon,” ungkapnya.

Muhidin juga menambahkan, kegiatan ini dinilai langsung oleh tim penilai yang memang sudah memiliki ahli dalam bidangnya masing-masing.

“Juri yang menilai ini adalah orang-orang yang kompeten, yang berasal dari para chef yang telah bekerja di hotel ternama di Cirebon,” jelasnya.

Dirinya juga menuturkan, dalam kegiatan lomba tersebut, merupakan salah satu wadah untuk mencari perwakilan peserta yang akan diikutsertakan dalam Lomba cipta menu B2SA tingkat provinsi Jawa Barat.

“Para pemenang lomba ini akan menjadi wakil kabupaten Cirebon di tingkat Jawa Barat. Semoga pemenang kali ini prestasinya bisa lebih dari tahun kemarin,” inginnya.

Baca : Dinas Ketahanan Pangan Gelar Pelatihan CPM

Pihaknya juga berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa lebih memahami lagi, terkait makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, sehingga permasalahan stunting yang terjadi di Kabupaten Cirebon bisa terselesaikan.

“Kabupaten Cirebon adalah salah satu daerah yang besar jumlah penduduknya. Berdasarkan data BPS ada sekitar 2 juta jiwa. Hasil pertaniannya juga beragam. Semoga kedaulatan pangan bisa tercapai,” ungkapnya. (ta/bah)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

two × four =