Langgar Perizinan, Alfamart Cirebon Gateway Depan RS Mitra Plumbon Disegel

Langgar Perizinan, Alfamart Cirebon Gateway Depan RS Mitra Plumbon Disegel

828
0
BERBAGI
Kasatpol PP H. Mochamad Syafrudin bersama dengan perwakilan Dinas Perdagangan menyegel Alfamart yang tidak berizin di kawasan Cirebon Gateway.

CIREBON (rq) – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumya terkait dugaan Alfamart Cirebon Geteway Plumbon yang tidak memiliki izin, akhirnya Satpol-PP Kabupaten Cirebon bertindak tegas dengan menutup dan menyegel toko modern tersebut, Selasa (2/2/2021).

Kasatpol PP kabupaten Cirebon. H Mochammad Syafrudin mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan karena toko modern tersebut telah melanggar peraturan daerah dengan tidak mengantongi ijin usaha toko modern (IUTM).

“Tentunya kami melakukan penyegelan ini dari beberapa proses yang telah kami tempuh dan yang nanti menjelaskan secara rinci proses apa saja yang telah di tempuh kepala bidang gakda yang akan menjelaskan,” terangnya kepada awak media.

Sementara itu kepala bidang penegakan Perda Satpol-PP kabupaten Cirebon, Iwan Suroso menjelaskan, pihaknya melakukan penyegelan atas dasar adanya pengaduan dari masyarakat bukan serta merta melakukan penyegelan.

“Secara SOP itu ada rapat dinas teknis, teguran 1, 2 dan 3, ada juga himbauan pengosongan. Hal tersebut sudah sesuai aturan, sehingga hari ini kami melakukan penyegelan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, Alfamart Plumbon Cirebon Gateway tersebut tidak memiliki IUTM secara sepesifikasinya, maka dari itu pihaknya melakukan penutupan dan hal tersebut menurutnya bersifat sementara bagi Satpol-PP.

“Kalau memang IUTM tersebut bisa di tempuh dan dimiliki, mungkin bisa buka kembali usaha toko modernnya. Tapi kalau tidak bisa maka toko modern ini akan selamanya ditutup,” tambahnya.

Iwan juga melanjutkan, jika toko tersebut beralih usaha dengan usaha-usaha yang lain, maka menurutnya tidak ada persoalan, asalkan bukan lagi usaha toko modern. Hal tersebut tentunya akan melanggar Perda Nomor 7 tahun 2014.

“Ini pelaporan di tahun 2020 dan definisinya di akhir tahun. Kemudian kita evaluasi, sehingga baru di tahun ini kita melakukan penyegelan. Adapun di tahun kemarin 2020 kurang lebih ada belasan toko dan bangunan yang sudah kami segel,” paparnya.

Disinggung mengenai ijin toko modern lainnya yang diduga melanggar aturan, Iwan juga menegaskan, Satpol PP Kabupaten Cirebon akan melakukan evaluasi atas semua perizinan toko modern yang ada di kabupaten Cirebon, tak terkecuali Indomart dan Alfamart yang berada di pinggir jalan nasional.

“Pasti (semua toko modern) akan kita evaluasi. Tidak ada tebang pilih sesuai dengan aturan. Kita juga melakukan (penindakan) secara profesional,” pungkasnya. (ta)

- Advertisement -