Kuwu Winong Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Kuwu Winong Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

2529
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Pasca penangkapan kuwu Winong kecamatan Gempol non aktif, Sahroni bin Sutara yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa, masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Penangkapan tersangka Kuwu Sahroni, dilakukan oleh tim eksekutor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon pada Kamis (23/8/2018) lalu. Tersangka dijemput oleh tim Kejaksaan di kediamannya.

Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Aditya Rakatama mengungkapkan, tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 131 juta. Dana tersebut merupakan penyalahgunaan tersangka untuk Titisara dan Pajak Desa tahun 2016.

“Sahroni dijerat pasal 2 ayat 1 juncto pasal 3 juncto pasal 8 juncto pasal 18 UU Tipikor nomor 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan UU no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun tahun 1999 tentang Tipikor,” ungkapnya.

Baca juga : Dilaporkan Polisi Kuwu Winong Diperiksa Inspektorat

Dikatakannya, saat ini tersangka sudah dititipkan di Rutan Kebonwaru selama 20 hari ke depan untuk menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung.

“Selanjutnya, kami sidangkan di PN Tipikor Bandung. Jaksanya dari Kejari Kabupaten Cirebon. Ancamannya maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, dari kerugian negara sebesar Rp 131 juta, tersangka sudah mengembalikan kepada negara sebesar Rp 70 juta. Namun pengembalian itu tidak menghilangkan unsur tindak pidananya.

“Pengembalian uang itu tidak akan menghapus proses pidananya. Itu semata – mata sebagai upaya untuk menyelamatkan kerugian negara,” pungkasnya. (ris/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

3 + seven =