Kuwu Tuk : Dana Desa Tahap 2 Belum Cair Proyek Infrastuktur Terhambat

Kuwu Tuk : Dana Desa Tahap 2 Belum Cair Proyek Infrastuktur Terhambat

288
0
BERBAGI
Paturohim Wijaya, Kuwu Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Program pemerintah desa di Kabupaten Cirebon masih terkendala Covid-19. Bahkan berbagai kegiatan infrastruktur yang sudah direncanakan pun, belum bisa dikerjakan. Walhasil banyak desa yang mengeluh lantaran belum bisa dicairkannya Dana Desa tahap 2, karena menghambat kegiatan fisik.

Kuwu desa Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Paturohim Wijaya kepada Republiqu.com mengatakan, Dana Desa tahun 2020, dialokasikan sebanyak tiga tahap. Untuk tahap pertama, difokuskan kepada Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp 600 ribu yang dibagikan 3 tahap dan program penanggulangan Covid-19.

“Bantuan BLT DD sudah dilaksanakan sebanyak 2 tahap. Tahap pertama bulan Juni dan tahap ke 2 bulan Juli. Insyallah tahap ke 3 dilaksanakan bulan depan (agustus). Penyalurannya sebesar Rp 600 ribu untuk 158 KK. Semuanya tidak ada pemotongan. Masyarakat menerima full sebesar Rp 600 ribu,” terangnya di kantor desa Tuk, Senin (20/7/2020).

Terkait Dana Desa tahap 2, Kuwu Tuk mengaku belum ada pencairan. Padahal pelaporan pelaksanaan DD tahap satu, semua sudah dilaksanakan. Tinggal satu tahap lagi, yaitu penyerahan bantuan BLT DD tahap 3.

“Pada pelaksanaan kegiatan tahap 1 semua difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan penanggulangannya. Seperti penyemprotan disinfektan dan Bantuan BLT DD. Pada tahap 2 rencananya ada pekerjaan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan lingkungan dan pembangunan saluran irigasi. Tapi itu terhambat karena anggarannya belum bisa dicairkan,” paparnya.

Kuwu Tuk berharap, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, ikut mendorong agar Dana Desa tahap ke 2 bisa segera dicairkan. Menurutnya, sudah banyak masyarakat yang mempertanyakan, kapan proyek infrastruktur desa bisa dilaksanakan.

“Biasanya bulan Juli itu kan anggaran Dana Desa tahap 2 sudah cair. Tapi sampai saat ini mendekati bulan Agustus, belum ada informasi pencairan. Itu jelas menghambat program pembangunan desa. Padahal jika pekerjaan bisa dilaksanakan, masyarakat juga bisa mendapatkan manfaatnya. Ekonomi di bawah bisa berputar,” pungkasnya. (is/ta)

LEAVE A REPLY

twelve − 2 =